Ramainya pemberitaan di media sosial mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mengambil langkah awal penanganan. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPP&PA), pemerintah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat serta Polres Solok Selatan.
Tim gabungan mendatangi sekolah guna melakukan komunikasi, pendampingan, sekaligus mengumpulkan informasi terkait dugaan yang disampaikan para siswa.
Dalam keterangan yang diunggah akun Instagram @dp2kbp3a_solsel, pihak terkait menyebut telah dilakukan mediasi bersama siswa yang sebelumnya menyampaikan keresahan.
"Telah dilakukan mediasi dan komunikasi dengan siswa dan siswi yang sebelumnya menyampaikan keresahan," demikian keterangan yang diunggah pada Rabu (29/7/2026).
Selain menjadi forum penyampaian aspirasi, pertemuan tersebut juga ditujukan untuk menjaga situasi sekolah tetap kondusif sembari menunggu hasil pendalaman yang dilakukan pihak berwenang.***
Artikel Terkait
Viral Dugaan Candi Raksasa di Cimahi, Benarkah Lebih Besar dari Borobudur? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
Satpam Dapur MBG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng untuk Beli Narkoba, Polisi Ungkap Kronologi Kasus
OJK Tasikmalaya Luncurkan Program GENIUS di Ciamis, Perkuat Literasi Keuangan Guru dan Kepala Sekolah
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Geng Motor dalam Kematian Satpam Waduk Jatiluhur, 15 Saksi Telah Diperiksa
Bae Yoo Na Terkejut Dukungan Fans Indonesia, Duet dengan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Jadi Sorotan
Megawati Hangestri Jadi Cover Majalah The Volleyball Korea, Efek Megatron Makin Terasa di Hyundai Hillstate