Dalam konteks tersebut, pembangunan masjid juga memiliki dimensi sosial. Keberadaan fasilitas keagamaan yang memadai dapat mendukung masyarakat dalam menyelenggarakan pengajian, kegiatan pendidikan agama, pembinaan generasi muda, hingga aktivitas sosial lainnya.
Didi Sukardi mengatakan keterlibatannya dalam pembangunan masjid tersebut bukan sebagai pihak yang membangun secara langsung, melainkan sebagai fasilitator untuk menghubungkan bantuan para donatur dengan kebutuhan masyarakat.
”Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari ikhtiar ini. Amanah dari para donatur dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga pembangunan masjid ini bisa terlaksana,” ungkap Didi Sukardi.
Baca Juga: Didi Sukardi: Hari Anak Nasional 2026 Jadi Pengingat, Anak Indonesia Harus Dijaga Sejak Sekarang
Bagi Didi Sukardi, pembangunan masjid tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama yang membutuhkan dukungan banyak pihak. Karena itu, keberlanjutan pembangunan hingga selesai juga diharapkan tetap mendapat perhatian masyarakat.
Ia berharap pembangunan masjid dapat berlangsung lancar dan tidak menghadapi hambatan berarti. Setelah rampung, masjid tersebut diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tidak hanya untuk ibadah, masjid di Cidolog Ciamis diharapkan dapat menjadi pusat dakwah, pendidikan keagamaan, serta pemberdayaan umat. Fungsi yang lebih luas tersebut diharapkan membuat keberadaan masjid memberikan dampak berkelanjutan bagi warga sekitar.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Dorong Ketahanan Keluarga di Hari Anak Nasional 2026
Didi Sukardi juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan masjid dapat diselesaikan sesuai harapan.
Semangat gotong royong tersebut sekaligus menjadi modal sosial dalam pembangunan masjid. Ketika masyarakat, donatur, tokoh agama, serta berbagai pihak dapat bergerak bersama, pembangunan sarana ibadah diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki keberlanjutan dalam pemanfaatannya.
Pembangunan masjid di Dusun Karang Anyar juga memperlihatkan adanya sinergi antara kebutuhan masyarakat dan kepedulian para donatur. Peran fasilitator seperti Didi Sukardi menjadi penghubung agar amanah bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Didi Sukardi Dorong Penyiaran Jadi Garda Budaya Sunda, Generasi Muda Jadi Sasaran Utama
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, warga Cidolog Ciamis kini memiliki harapan baru terhadap hadirnya sarana ibadah yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
Masjid yang sedang dibangun di Dusun Karang Anyar nantinya diharapkan mampu menjadi ruang yang terbuka bagi kegiatan ibadah, dakwah, pendidikan keagamaan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Artikel Terkait
Didi Sukardi Dukung Pembangunan Masjid Cidolog, Rumah Ibadah Baru Disiapkan untuk 82 KK di Desa Ciparay
Didi Sukardi Sebut Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Tanggapi Wacana Provinsi Sunda, Dorong Pelestarian Budaya Jadi Prioritas
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Hadiri Sosialisasi Haji 2027, Ajak Calon Jemaah Siapkan Diri Sejak Dini
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Dorong Ketahanan Keluarga Lewat FGD PKS Ciamis
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Ajak Perkuat Koperasi, Tegaskan Kunci Kesejahteraan Masyarakat