Dugaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kecelakaan yang terjadi di kawasan Flyover Kranji.
Baca Juga: Gempa Flores NTT, BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Pasutri Meninggal Dunia
Dampak kecelakaan Kranji Bekasi tergolong fatal. Polisi memastikan dua orang yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Setelah kecelakaan terjadi, petugas melakukan penanganan terhadap korban dan kendaraan yang terlibat. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
"Barang bukti kendaraan roda 2 di bawa ke Kantor Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota. Korban dibawa ke rumah sakit RSUD Kota Bekasi," tandas Suparyono.
Sementara itu, informasi mengenai kondisi anak korban yang disebut selamat belum dijelaskan lebih lanjut oleh kepolisian dalam keterangan yang disampaikan.
Baca Juga: Bukan Bakso Biasa, 3 Bakso Gepeng di Jakarta Ini Punya Sensasi Gigitan yang Bikin Nagih
Arus Lalu Lintas Sempat Melambat
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan di Flyover Kranji juga berdampak terhadap arus kendaraan di sekitar lokasi.
Penanganan kecelakaan membuat pergerakan lalu lintas di kawasan tersebut sempat mengalami perlambatan. Kondisi ini terjadi ketika petugas menangani korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat.
"Kecelakaan tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Flyover Kranji mengalami perlambatan," tulis keterangan dalam unggahan Instagram @jabodetabek24info.
Kawasan Flyover Kranji merupakan salah satu jalur yang dilintasi kendaraan dari wilayah Bekasi menuju Jakarta. Karena itu, kecelakaan maut di lokasi tersebut menjadi perhatian, terutama terkait keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Gempa NTT 7,7 Magnitudo, DPR Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dan Bantuan Segera Dikirim
Kendaraan Dibawa untuk Penanganan Lebih Lanjut
Artikel Terkait
Waduk Brigif Jagakarsa, Destinasi Wisata Hits di Jakarta Selatan untuk Jogging dan Refreshing
4 Kuliner Anti FOMO yang Tetap Diburu, Ada Soto Gading hingga Bebek Sinjay Meski Tak Lagi Viral
Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren
Viral Peternak Ungkap Dugaan Permintaan Telur Hampir Busuk dari Dapur MBG, Harga Nota Disebut Dimarkup
Gempa NTT M 7,7 Guncang Labuan Bajo, Air Laut Sempat Surut dan Pengunjung Hotel Berlarian
Gempa NTT M 7,7 Guncang Pulau Padar, Wisatawan Berpegangan hingga Warga Naik Gunung