Dugaan Perundungan Siswa SMK Kebumen Berujung Polisi, Berawal dari Antrean MBG hingga Aksi Kekerasan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 17 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Dugaan perundungan siswa SMK Kebumen bermula saat antre MBG. Korban diduga dibawa ke lahan kosong dan mendapat kekerasan sebelum laporan masuk polisi. (Instagram/bekasikinian)
Dugaan perundungan siswa SMK Kebumen bermula saat antre MBG. Korban diduga dibawa ke lahan kosong dan mendapat kekerasan sebelum laporan masuk polisi. (Instagram/bekasikinian)

 

KEBUMEN, Mediapriangan.com - Kasus dugaan perundungan yang melibatkan siswa SMK di Kebumen, Jawa Tengah, kini memasuki proses penanganan kepolisian. Seorang pelajar diamankan untuk menjalani pemeriksaan setelah muncul laporan mengenai dugaan kekerasan terhadap siswa lain.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video yang memperlihatkan aksi kekerasan beredar di media sosial. Dalam video itu, seorang siswa berseragam pramuka terlihat berada di sebuah lahan kosong, sementara pelajar lain yang diduga sebagai pelaku tampak tidak mengenakan baju dan mengajaknya berkelahi.

Kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dinilai mengetahui kejadian tersebut. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah meminta keterangan dari korban, pelapor, serta seorang saksi.

Baca Juga: Kecelakaan Yukie Pas Band di Bandung, Kepala Dijahit 10 Jahitan, Pengemudi Penabrak Akui Microsleep

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan penyelidikan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait dugaan perundungan tersebut.

"Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut," kata Putu dalam keterangannya, pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi kepolisian, dugaan kekerasan itu berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasinya berada di area belakang sebuah SMK di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.

Terduga pelaku yang masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur kemudian dibawa ke Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Es Krim di Jakarta Selatan, Ada Honest Spoon, Cold Moo hingga Gelato dengan Rasa Beragam

Berawal Saat Korban Mengantre MBG

Rangkaian kejadian tersebut diduga bermula ketika kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Kuasa hukum korban, HD Sriyanto, menyebut insiden terjadi di lingkungan salah satu SMK di Kecamatan Kutowinangun.

"Kami bersama tim mendampingi adanya tindak pidana perundungan terhadap anak yang terjadi di salah satu SMK Kutowinangun," ujar Sriyanto.

"Kejadiannya pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat masih dalam kegiatan belajar mengajar," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X