"Inilah perjuangan relawan. Gelap dan terang tetap bergerak," imbuhnya.
Turunnya hujan di Kalbar pada pertengahan September 2026 juga terjadi ketika penanganan karhutla masih berlangsung.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya memperpanjang status tanggap darurat bencana asap akibat karhutla hingga 20 September 2026 karena operasi penanganan dan pendinginan masih berjalan.
BMKG juga mencatat hujan turun di sejumlah wilayah Kalbar dan sebelumnya memprakirakan potensi hujan pada 14 hingga 17 September 2026.***
Artikel Terkait
3 Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa Selama Jadi Menkeu, dari Dana Rp200 Triliun hingga Pernyataan Rp120 Triliun
129 Korban Masih Dicari, KM Virgo Bergeser 1,6 Mil dan Tim SAR Belum Berani Paksa Penyelam Masuk
SOKSI Dorong Aparat Verifikasi Dugaan Peredaran Pita Cukai Palsu
KMP Kota Tasikmalaya Terkendala Regulasi, Potensi Distribusi Subsidi Dinilai Besar
Jelang Setengah Abad, BKPRMI Kota Tasikmalaya Perkuat Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas
Viral Kisah Warga Cibubur CBD Bekasi Nyaris Dibawa Naik Mobil, Didatangi OTK Mengaku WNA Saat Jogging