Krisis BBM Kendari Bikin Warga Antre Berjam-jam, Wali Kota Siska: Saya Juga Pusing

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 17 September 2026 | 20:56 WIB
Krisis BBM Kendari memicu antrean panjang di SPBU. Wali Kota Siska mengaku pusing dan baru mengetahui dugaan antrean BBM berulang. (Instagram.com/undercover.id)
Krisis BBM Kendari memicu antrean panjang di SPBU. Wali Kota Siska mengaku pusing dan baru mengetahui dugaan antrean BBM berulang. (Instagram.com/undercover.id)

Baca Juga: Rakerkab PPDI Ciamis, Perangkat Desa Hadapi Efisiensi hingga Pilkades Digital 2026

Antrean BBM Ganggu Aktivitas Warga

Panjangnya antrean BBM disebut telah berdampak langsung terhadap kegiatan masyarakat. Kendaraan yang mengantre di SPBU membuat sebagian warga harus mengalokasikan waktu lebih panjang untuk memperoleh BBM.

Kondisi antrean tersebut sebelumnya juga diberitakan terjadi di sejumlah SPBU Kendari dan dinilai mulai menghambat aktivitas warga.

"Memang juga meresahkan juga ngantrenya itu ya. Masyarakat harus mengerjakan sesuatu tetapi harus mengantre dengan menunggu kan lama," tandasnya.

Baca Juga: Kasus Fahd A Rafiq Jadi Sorotan, Kaderisasi Partai Diminta Dievaluasi

Siska mengaku Baru Tahu Dugaan Antrean Berulang

Selain persoalan pasokan, pembicaraan mengenai krisis BBM Kendari juga diwarnai informasi mengenai dugaan pengisian BBM subsidi secara berulang oleh kendaraan tertentu.

Salah satu kendaraan yang disebut dalam informasi tersebut adalah motor jenis Thunder. Kendaraan berkapasitas besar itu diduga melakukan pengisian Pertalite subsidi berulang kali di SPBU.

Ketika ditanya mengenai informasi tersebut, Siska mengaku baru mengetahuinya. Ia mengatakan belum menerima laporan dari dinas terkait mengenai dugaan antrean berulang tersebut.

Baca Juga: Wanita Ditendang saat Antre Makanan di Mal Jakpus, Polisi Cek CCTV karena Korban Masih Trauma

"Oh ya, saya baru tahu ini informasi ini. Terima kasih ya sudah infoin. Saya belum dilaporkan malah dari dinas terkait," bebernya.

Informasi mengenai dugaan antrean berulang tersebut muncul ketika antrean BBM di Kendari masih berlangsung. Namun, dugaan tersebut tetap perlu diverifikasi melalui pengawasan di lapangan oleh pihak yang berwenang.

Di sisi lain, persoalan pasokan mulai mendapat respons dari pihak terkait. Pertamina disebut telah meminta penambahan pasokan BBM untuk wilayah Kendari serta menyiapkan langkah tambahan pelayanan, termasuk penambahan nosel Pertalite dan penguatan personel untuk membantu mengurai antrean.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X