Kepala Kantor SAR Maumere menerima laporan kejadian melalui Pos SAR Manggarai Barat. Tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal.
Kapal wisata tradisional jenis pinisi itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 15.02 Wita di kawasan Taman Nasional Komodo.
Nakhoda Fokus Menyelamatkan Penumpang
Nakhoda KM Feronia, Isran, mengungkapkan bahwa kapal diduga terbalik setelah dihantam arus laut kuat dari sisi kiri. Ketika insiden terjadi, sejumlah wisatawan sedang berada di dek atas kapal.
Dalam situasi tersebut, Isran mengaku memprioritaskan keselamatan para penumpang dengan membuka rakit penolong agar mereka dapat naik dan menyelamatkan diri.
“Saya fokus kepada tamu. Saya buka life raft (rakit penolong), tamu naik, sudah itu saja,” ungkap Isran.
Keberadaan satu penumpang yang belum ditemukan diketahui setelah awak kapal dan petugas melakukan penghitungan berdasarkan manifes penumpang.
Hingga hari kedua pencarian, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan wisatawan WNI tersebut. Sementara itu, penyebab pasti tenggelamnya KM Feronia masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari pihak terkait.***
Artikel Terkait
Hasil Pertandinan Kovo Cup 2026, Pink Spiders Taklukkan IBK Altos 3-2, Kindelan Menggila dengan 39 Poin
Heungkuk Life Pink Spiders Lolos Semifinal Kovo Cup 2026, Usai Tekuk IBK Altos dalam Duel Sengit Lima Set
Wajib Halal 18 Oktober 2026, Bukan Hanya Makanan dan Minuman, Ini Daftar Produk yang Perlu Diperiksa
Lumiland Tasikmalaya Dibuka, 5 Juta Lampu LED Jadi Daya Tarik, Guru Bisa Masuk Gratis hingga 15 November 2026
3 Tempat Makan Legendaris di Semarang yang Wajib Masuk Daftar Kuliner, Ada Lumpia Gang Lombok Sejak Abad ke-19
3 Tempat Makan Ayam Goreng Legendaris di Jakarta, Bertahan Sejak 1948 dan Punya Cita Rasa yang Bikin Penasaran