"Doakan semoga perjalanan kami aman-aman, tidak ada bahaya," pungkasnya.
Kisah ibu Tapanuli Tengah ini menjadi potret nyata betapa beratnya perjuangan warga di daerah terdampak banjir. Untuk mendapatkan sembako, mereka harus menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki 9 jam di tengah keterbatasan dan ancaman bahaya pascabanjir.***