Desa Simaninggir Tapanuli Tengah Terisolir Akibat Banjir, Warga Lewati Hutan Curam Demi Jemput Bantuan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 21 Desember 2025 | 17:44 WIB
Warga Desa Simaninggir, Tapanuli Tengah, berjuang melewati hutan licin pascabanjir demi mendapatkan bantuan logistik.   (Instagram/rizkisiahaan_)
Warga Desa Simaninggir, Tapanuli Tengah, berjuang melewati hutan licin pascabanjir demi mendapatkan bantuan logistik. (Instagram/rizkisiahaan_)

 

Mediapriangan.com - Dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada akhir November 2025 masih dirasakan hingga kini. Di Tapanuli Tengah, banjir dan tanah longsor menyebabkan banyak akses jalan terputus, termasuk jalur menuju Desa Simaninggir yang berada di Kecamatan Sitahuis.

Kondisi banjir di Tapanuli Tengah membuat distribusi bantuan belum sepenuhnya menjangkau permukiman warga. Di Desa Simaninggir, bantuan logistik hanya bisa dikirim sampai titik tertentu karena jalan utama rusak parah akibat banjir dan longsor.

Akibat keterbatasan akses tersebut, warga Desa Simaninggir harus menjemput bantuan secara mandiri ke posko. Perjalanan yang ditempuh warga Tapanuli Tengah tidak mudah karena harus melewati kawasan hutan dengan medan curam dan licin akibat banjir.

Baca Juga: Pengungsi Aceh Korban Banjir Sumatera Minta Sajadah untuk Ibunya, Kisah Bocah Ini Mengundang Haru

“Ibu ini tertinggal dari rombongan, perjuangan warga Desa Simaninggir membawa bantuan,” demikian keterangan dalam video yang diunggah akun Instagram @rizkisiahaan_.

Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu berhenti sejenak untuk beristirahat setelah memanggul setengah karung bantuan logistik. Di sepanjang jalur hutan Desa Simaninggir, warga tampak saling membantu dengan berpegangan pada pepohonan agar tidak terpeleset di jalur tanah basah.

Medan berat menjadi keseharian warga Desa Simaninggir sejak banjir melanda Tapanuli Tengah. Jalan aspal baru bisa dijumpai setelah warga berhasil melewati hutan dan ladang di bagian atas bukit.

Baca Juga: Desa Sekumur Aceh Tamiang Terisolasi Pascabanjir, Akses Putus dan Warga Masih Bertahan di Tenda Darurat

Sementara itu, kondisi jalan utama Desa Simaninggir hingga kini masih belum pulih. Seorang pengguna media sosial mengunggah visual jalan yang terputus total akibat longsor yang membelah badan jalan di wilayah Tapanuli Tengah.

“Ini merupakan hari ke-24 terputusnya jalan yang menghubungkan akses dari Medan menuju Sibolga. Semoga lekas ditangani dengan serius,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

“Ada ratusan masyarakat yang harus berjuang setiap harinya berjalan menuruni dan menaiki bukit untuk bisa membawa bahan makanan dari posko bantuan dan dibawa ke rumah,” lanjutnya.

Baca Juga: Mulai Megawati Hangestri ke Jakarta Pertamina Enduro, Ini Transfer Pemain Timnas Voli Putri Indonesia ke Proliga 2026

Selain Desa Simaninggir, beberapa wilayah lain di Tapanuli Tengah juga masih mengalami keterisolasian akibat banjir. Kecamatan Sitahuis menjadi salah satu wilayah dengan akses tersulit, bersama Kecamatan Sibabangun, Tukka, dan Lumut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X