Mediapriangan.com - Bencana alam kembali meninggalkan duka mendalam bagi warga Aceh. Di tengah situasi sulit akibat banjir Aceh, sebuah momen sederhana justru menyita perhatian publik.
Seorang bocah pengungsi Aceh menjadi sorotan karena ketegarannya sebagai korban banjir yang tetap tersenyum saat minta baju kepada relawan.
Kisah bocah pengungsi Aceh ini dibagikan melalui media sosial dan dengan cepat menyentuh hati banyak orang. Dalam video yang beredar, terlihat bagaimana korban banjir tersebut menyambut relawan dengan wajah ceria meski seluruh barang miliknya hanyut diterjang banjir Aceh.
Saat diajak berbincang, bocah pengungsi Aceh itu menjelaskan kondisi yang dialaminya setelah banjir melanda kawasan tempat tinggalnya.
"Enggak ada, udah pergi sama air," ucapnya, menggambarkan situasi korban banjir yang kehilangan pakaian dan barang pribadi.
Meski berada dalam kondisi serba terbatas, permintaan yang disampaikan korban banjir itu sangat sederhana. Dengan nada polos, bocah pengungsi Aceh tersebut minta baju kepada relawan yang menemuinya.
"Besok bawa baju untuk aku satu ya," katanya.
Sikap bocah pengungsi Aceh ini justru semakin mengharukan ketika ia menutup percakapan dengan ungkapan rasa syukur.
Di tengah statusnya sebagai korban banjir yang minta baju, ia tetap menunjukkan adab dan ketulusan.
"Alhamdulillah, makasih banyak untuk semua yang udah bantu," imbuhnya.
Momen bocah pengungsi Aceh korban banjir yang minta baju ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya peran relawan dan perhatian semua pihak.
Artikel Terkait
Sorotan Gubernur Mualem untuk Penanganan Banjir Aceh Tamiang, Kritik BNPB Makin Menguat
Kontroversi 3 Bupati Aceh Menguat, Penanganan Bencana Picu Perbedaan Sikap Wamendagri dan Gubernur Mualem
Gubernur Aceh Mualem Minta Mendagri Tindak Tegas Pedagang Nakal di Tengah Banjir
Sisi Lain Banjir Bandang Aceh, Pengungsi Pria Pakai Daster demi Hangatkan Diri di Posko Pengungsian
Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Akui Uang Tidak Berharga, Makanan dan Lilin Jadi Kebutuhan Paling Mendesak
Kontur Jalan di Aceh Tamiang Masih Seperti Agar-agar, Warga Khawatir Usai Banjir Bandang 2025