Ia menegaskan, unggahan tersebut bukan bertujuan mencari belas kasihan atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai potret nyata perjuangan guru PPPK di daerah.
"Saya bangga menjadi guru. Kami bangga menjadi guru. Dan selama masih diberi kekuatan, kami akan tetap mengabdi, meski dalam keterbatasan," tutupnya.***