Hal ini bertujuan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap relevan dengan selera dan kebutuhan nutrisi masyarakat lokal.
Pengelola didorong untuk terus berinovasi dalam mengolah bahan lokal agar sajian tetap menarik namun tetap sehat.
Evaluasi dan Transparansi Program
Monitoring di SPPG Sukajaya ini juga menjadi ajang evaluasi untuk memetakan kendala teknis yang mungkin terjadi selama distribusi.
Melalui transparansi dan kolaborasi lintas sektor, pelayanan gizi diharapkan dapat terus ditingkatkan kualitasnya dari waktu ke waktu.
Langkah strategis yang dilakukan di Tarogong Kidul ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Garut.***