JAKARTA, Mediapriangan.com - Aksi nekat kendaraan logistik yang melintasi lintasan khusus transportasi publik kembali memicu kegaduhan.
Sebuah video singkat berdurasi 30 detik mendadak viral setelah merekam momen ketegangan antara pengemudi bus rute 1A dengan sebuah armada ekspedisi di kawasan Jakarta Barat.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bandengan Selatan, sebuah titik yang dikenal memiliki lebar jalan cukup terbatas.
Dalam rekaman yang diunggah akun TikTok @bimmmmmaaaa pada Rabu (15/4/2026), terlihat sopir Transjakarta harus menghentikan armadanya dan turun ke aspal demi menemui pengemudi mobil boks tersebut.
Pertemuan keduanya diduga kuat dipicu oleh gesekan fisik antar kendaraan di jalur terlarang tersebut.
Baca Juga: Inovasi Penataan Halaman Gedung Sate, Solusi Atasi Macet dan Ruang Aspirasi yang Lebih Estetik
Kesaksian Penumpang dari Dalam Bus
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pengunggah video yang juga merupakan penumpang bus, mobil Lalamove terobos jalur Transjakarta saat kondisi lalu lintas di wilayah Bandengan sedang menyempit.
Meski peringatan berupa klakson panjang sudah diberikan oleh pramudi bus, pengemudi mobil ekspedisi itu disebut tetap tidak bergeming.
Perekam video menjelaskan situasi di lapangan secara detail mengenai detik-detik sebelum terjadinya benturan.
"Jadi, kami mau masuk lajur, posisi di Bandengan Selatan karena jalan di sini sempit," ungkap perekam video.
Ia menambahkan bahwa peringatan dari bus sama sekali tidak dihiraukan oleh pihak lawan.
Artikel Terkait
Fenomena Jemur Gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros: Fasilitas Publik Jadi Area Jemur Padi Dadakan
Perjuangan Siswa SD di Parigi Moutong Terjang Sungai saat Hujan, Pulang Buru-buru Sebelum Air Meluap
Dorong Literasi Pasar Modal Syariah, OJK Resmikan Galeri Investasi di LP3I Tasikmalaya
Lima Tahun Permatadora Konsisten Penuhi Kebutuhan Darah di Kota Tasikmalaya
ASN Pemkot Tasikmalaya Dilarang Bawa Kendaraan BBM Tiap Rabu, Uji Coba CFD ASN Mulai Berlaku!
Kebangkitan Industri Genteng Lokal Jabar Dimulai, Program Gentengisasi Sasar Puluhan Ribu Rumah Subsidi