Kunjungi Dapur Gizi Tarogong Kidul, Kadiskominfo Garut Dorong Bahan Lokal Perkuat Program MBG

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 16 April 2026 | 16:35 WIB
Kadiskominfo Garut Agus Kurniawan meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Sukajaya untuk pastikan kualitas bahan lokal dan layanan. (Dok. Diskominfo Garut)
Kadiskominfo Garut Agus Kurniawan meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Sukajaya untuk pastikan kualitas bahan lokal dan layanan. (Dok. Diskominfo Garut)

GARUT, Mediapriangan.com - Upaya penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat terus dikebut di tingkat daerah. Pada Kamis (16/4/2026), fokus utama tertuju ke wilayah Tarogong Kidul, saat jajaran otoritas komunikasi daerah melakukan peninjauan langsung terhadap operasional unit pemenuhan nutrisi warga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo Garut), Agus Kurniawan, turun langsung ke lapangan untuk memantau aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajaya.

Peninjauan ini bertujuan memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya sukses secara distribusi, tetapi juga memiliki standar kualitas yang tinggi bagi penerima manfaat.

Baca Juga: Pengakuan Nasional, Bupati Mimika Johannes Rettob Sabet KWP Award 2026 berkat Inovasi Daerah Teruji

Dalam kunjungannya, Agus menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada optimalisasi bahan lokal.

Menurutnya, dapur gizi memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda ekonomi desa dengan cara menggandeng petani serta pelaku usaha kecil setempat sebagai pemasok utama kebutuhan dapur.

"Pelayanan MBG harus responsif. Pengelola dapur tidak boleh hanya memasak dan membagikan makanan, tetapi juga harus terbuka terhadap masukan dan keluhan masyarakat terkait menu yang disediakan," tegas Agus Kurniawan.

Baca Juga: Akankah Manuver Cerdik Gresik Phonska Plus Tumbang? Simak Prediksi Laga Kontra Jakarta Electric PLN di Semarang

Profesionalisme dalam Pelayanan Gizi

Selain aspek kemandirian ekonomi, aspek kualitas pangan menjadi sorotan utama dalam agenda monitoring tersebut.

Kadiskominfo Garut mengingatkan agar setiap menu yang disusun benar-benar memenuhi standar kesehatan masyarakat.

Pengelolaan dapur yang profesional menjadi syarat mutlak dalam memberikan pelayanan gizi yang prima.

Baca Juga: Perebutan Tiket Grand Final Final Four Proliga 2026 Semarang, Gresik Phonska Plus Tantang Jakarta Electric PLN

Agus menjelaskan bahwa komunikasi dua arah antara warga dan penyedia layanan sangat diperlukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X