daerah

Terpilih Aklamasi, Faujiana Fatah Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur di Tengah Tantangan Energi Global

Jumat, 17 April 2026 | 08:12 WIB
Faujiana Fatah pimpin Hiswana Migas Priangan Timur, melalui Musyawarah Cabang IX yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Inn, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/04/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Lewat mekanisme Musyawarah Cabang IX yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Inn, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/04/2026), Faujiana Fatah secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Hiswana Migas Priangan Timur untuk masa bakti 2026-2030.

Pemilihan yang berlangsung secara aklamasi ini menjadi sinyal kuat adanya kesolidan di internal organisasi yang menaungi para pengusaha SPBU dan agen LPG tersebut.

Tugas berat kini menanti Faujiana dalam memimpin Hiswana Migas Priangan Timur. Pasalnya, stabilitas energi dunia tengah mengalami tekanan hebat yang berdampak langsung pada rantai pasok lokal.

Baca Juga: Stok BBM dan Elpiji Garut Dipastikan Aman, Bupati Garut Perkuat Sinergi Hiswana Migas Jaga Stabilitas Energi

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menavigasi organisasi agar tetap sejalan dengan kebijakan regulator dan kebutuhan pasar yang kian dinamis.

Dalam pidato perdananya, Faujiana menyoroti situasi geopolitik internasional yang memberikan pengaruh signifikan terhadap ketahanan bahan bakar nasional.

Beliau menekankan pentingnya persatuan para seluruh anggota Hiswana Migas se-Priangan Timur dalam menghadapi ketidakpastian kondisi ekonomi dan distribusi energi.

"Seperti kita ketahui bersama saat ini ketersediaan energi sedang tidak baik baik saja akibat dampak dari eskalasi yang terjadi di Timur Tengah. Untuk itu saya berharap ke depan anggota Hiswana semakin kompak dan solid lagi," ujarnya.

Baca Juga: Stok BBM dan Elpiji Garut Dipastikan Aman, Bupati Garut Perkuat Sinergi Hiswana Migas Jaga Stabilitas Energi

Terkait teknis operasional, Faujiana berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan, termasuk merespons isu penyimpangan pelayanan di sejumlah titik distribusi.

Langkah pembinaan internal akan menjadi prioritas demi menjaga kepercayaan publik dan memastikan distribusi energi tepat sasaran, terutama untuk komoditas bersubsidi.

"Saya kan baru bertugas, jadi untuk menyikapi hal-hal seperti itu kita akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dan juga melakukan pembinaan sehingga hal-hal seperti itu bisa dicegah," ujarnya.

Baca Juga: Viral Imbauan Hemat Gas LPG dari Menteri Bahlil, Aksi Warga Soroti Kebiasaan Boros Saat Memasak

Halaman:

Tags

Terkini