Karim bertutur, dirinya sempat tidak menyangka bisa pergi ke tanah Suci tahun ini. Ia memprediksi ia dan istrinya baru bisa berangkat tahun 2028.
Namun, keduanya mendapat kabar dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) bahwa ia dan istrinya terdapat pada jemaah haji yang berangkat tahun ini.
"Akhirnya tahun ini kami di panggil Allah untuk pergi ke tanah suci Makah. InsyaAllah, kami doakan semua warga Tasik bisa berangkat haji," kata Karim penuh haru.***