"(Penyebab insiden) ini yang kami curigai itu sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini terganggu," bebernya.
Meskipun demikian, Bobby belum mau berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian teknis kepada pihak berwenang.
"Sementara itu kronologinya tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab dari kecelakaan," tandasnya.
Kini, perhatian tertuju pada langkah KNKT dalam mengungkap tabir di balik kecelakaan maut ini. Tim ahli telah diterjunkan ke lokasi guna mengumpulkan data awal, termasuk memeriksa kotak hitam kereta serta rekaman komunikasi petugas di Stasiun Bekasi Timur.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, memastikan bahwa proses investigasi dilakukan secara mendalam untuk melihat apakah ada unsur kelalaian manusia atau kegagalan perangkat teknis.
"Sejak tadi malam 3 orang investigator kami sudah di lapangan," ujar Tjahjono.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban meninggal dunia yang mencapai belasan jiwa ini masih dalam proses identifikasi lebih lanjut. Pihak KNKT berjanji akan transparan dalam menyampaikan hasil investigasi kepada publik.
"Jika nanti ada informasi yang dapat disampaikan, akan segera kami umumkan," jelas Tjahjono.***