daerah

Jelang Merger Tiga Bank Daerah, Figur Besar Mulai Berebut Kursi Komisaris BUMD

Selasa, 19 Mei 2026 | 18:24 WIB
Seleksi komisaris BUMD Tasikmalaya diwarnai eks Pjs Bupati, politisi, dan akademisi jelang konsolidasi tiga bank daerah pada 2027. (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Proses seleksi calon Dewan Komisaris BUMD perbankan Kabupaten Tasikmalaya memasuki fase penting menjelang agenda konsolidasi tiga bank daerah yang ditargetkan rampung pada 2027.

Menariknya, tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar di Kantor Pusat Bank Artha Galunggung, Selasa (19/5/2026), diwarnai kehadiran sejumlah figur dengan latar belakang elite, mulai dari mantan Pjs Bupati Tasikmalaya, mantan direktur BUMD, politisi, hingga akademisi.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Hidayat Muslim menilai keterlibatan berbagai kalangan tersebut menunjukkan proses seleksi berjalan terbuka dan profesional.

“Ini memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk memilih calon terbaik dari berbagai latar belakang profesional,” katanya.

Baca Juga: Adu Mental dan Visi, Kandidat Komisaris Bank Daerah Tasikmalaya Mulai Disaring Ketat

Menurut Ketua Fraksi PPP-PKS DPRD Kabupaten Tasikmalaya ini, proses seleksi saat ini menjadi momentum penting dalam membangun fondasi baru BUMD perbankan daerah agar lebih sehat, modern, dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Ia menilai kehadiran komisaris dan direksi baru nantinya harus mampu menjawab tantangan ekonomi masyarakat, termasuk maraknya praktik pinjaman informal atau bank emok yang selama ini banyak dikeluhkan warga.

“BUMD perbankan harus hadir menjadi solusi. Jangan hanya berpikir soal PAD, tapi juga bagaimana memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Hidayat Muslim. (Dok. DFK)

Hidayat yang juga Sekretaris DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya menegaskan, seluruh tahapan seleksi saat ini dilakukan sesuai petunjuk Otoritas Jasa Keuangan dan menjadi bagian dari persiapan menuju konsolidasi tiga bank daerah.

Menurutnya, proses UKK saat ini merupakan langkah awal untuk memastikan BUMD perbankan memiliki pondasi kuat sebelum memasuki fase merger.

“Ini cikal bakal pembenahan. Ketika konsolidasi dilakukan nanti, semua perangkatnya harus siap, mulai dari SDM, tata kelola, hingga arah bisnisnya,” katanya.

Ia menyebut, pasca merger nantinya akan dilakukan seleksi ulang dengan tahapan yang lebih ketat guna menyesuaikan kebutuhan struktur perusahaan hasil konsolidasi.

Halaman:

Tags

Terkini