BANDUNG, Mediapriangan.com - Gubernur Jawa Barat KDM memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan pendampingan penuh kepada korban Taufik Hidayat selama menjalani proses penyembuhan di RSHS Bandung.
Dukungan tersebut juga diperkuat dengan penyediaan dana sebesar Rp1 miliar untuk mendukung seluruh tahapan perawatan medis.
Kepastian itu disampaikan usai KDM mengunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (29/6/2026), guna mengetahui perkembangan kondisi YTR (29), korban Taufik Hidayat yang sebelumnya mengalami penyekapan dan penganiayaan.
Baca Juga: Taufik Hidayat Ditangkap, Uang Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi untuk Korban YTR
Dalam kunjungannya, KDM diterima Direktur Utama RSHS, H. Rachim Dinata Marsidi, bersama Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Fitra Hengyana serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana.
Setelah itu, ia mengikuti pertemuan bersama sekitar 14 dokter dari berbagai disiplin ilmu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, R. Vini Adiani Dewi.
"Paling utama melihat perkembangan dan rencana-rencana kedepan dari sisi medik. Insya Allah tadi sudah disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendampingi sampai sembuh," ucap KDM, di RSHS Bandung, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: Kasus Taufik Hidayat Masih Didalami, Polisi Pantau Medsos Usai Muncul Pengakuan Korban Lain
Pemprov Jabar Siapkan Dana Rp1 Miliar
Direktur Utama RSHS, H. Rachim Dinata Marsidi, mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar telah menempatkan dana sebesar Rp1 miliar di rumah sakit sebagai bentuk dukungan terhadap proses penyembuhan korban Taufik Hidayat.
Menurutnya, tim medis saat ini memprioritaskan penanganan infeksi sebelum menjalankan tindakan operasi yang telah direncanakan.
"Kami dalam sebulan ini fokus di menghilangkan infeksi karena tidak bisa kita langsung operasi kalau infeksi masih ada, tidak akan sembuh," kata Rachim.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Sebut Lingkungan Abai Jadi Celah Kejahatan Tak Terdeteksi