Gagasan KMS CERDAS sendiri lahir dari Sekretaris Bapperida Kabupaten Ciamis, Tigin Ary Ginanjar, S.STP., MM. Platform tersebut dikembangkan sebagai bagian dari Aksi Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang tengah diikutinya.
Baca Juga: Bupati Ciamis Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Fokus PAD dan Program Prioritas APBD 2027
Implementasi inovasi ini mendapat dukungan dari sejumlah stakeholder, termasuk unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan media. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan pengetahuan serta data untuk mendukung pembangunan daerah.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Forum Kajian Tematik. Fitur ini dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk untuk berbagi data dan informasi dalam penyusunan kajian.
Forum tersebut juga berkaitan dengan tema yang diusung dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator, yakni Investasi dan Perdagangan Global.
Melalui forum tersebut, data dan hasil kajian diharapkan dapat menjadi bahan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan investasi dan perdagangan di Kabupaten Ciamis.
Dengan fungsi tersebut, KMS CERDAS memperluas penerapan tata kelola pengetahuan dari sekadar pengarsipan menjadi bagian dari proses perencanaan dan penyusunan kebijakan. Data dan riset daerah dapat dihimpun, dianalisis, serta dibagikan untuk memperkuat proses pengambilan keputusan.
Rangkaian kegiatan diawali laporan penyelenggara yang disampaikan Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan sambutan dan peluncuran KMS CERDAS oleh Kepala Bapperida, kemudian sosialisasi platform yang disampaikan langsung oleh Sekretaris Bapperida Tigin Ary Ginanjar, S.STP., MM.
Dukungan lintas sektor turut disampaikan melalui tanggapan perwakilan perangkat daerah yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Dadang Darmawan, M.Si.
Setelah sesi sosialisasi, seluruh ASN di lingkungan Bapperida Kabupaten Ciamis mengikuti Bimbingan Teknis penggunaan KMS CERDAS. Tim teknis memberikan pendampingan agar para pegawai memahami tata cara pemanfaatan platform dan dapat menggunakannya secara optimal dalam pekerjaan sehari-hari.
Melalui peluncuran KMS CERDAS, Bapperida Ciamis berupaya membangun tata kelola pengetahuan yang lebih sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan tata kelola pengetahuan tersebut diharapkan mampu mendukung organisasi dalam menjaga aset pengetahuan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi.
Ke depan, KMS CERDAS diproyeksikan menjadi model tata kelola pengetahuan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi organisasi pemerintahan. Inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis pengetahuan.
Bagi Bapperida Ciamis, penguatan tata kelola pengetahuan melalui KMS CERDAS menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang mampu belajar, berbagi, dan menggunakan data secara lebih efektif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ciamis.***