Baca Juga: Viral Preman Kiaracondong Bandung Sabet Warga Pakai Pedang, Polisi Ungkap Motif Utang Rp150 Ribu
Motor Hilang, Korban Telusuri Rekaman CCTV
Persoalan yang kemudian berkembang menjadi dugaan intimidasi tersebut berawal dari hilangnya sepeda motor milik Viola.
Berdasarkan keterangan korban, sepeda motor tersebut dilaporkan hilang di kawasan depan Logos, Bekasi Utara, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Setelah mengetahui kendaraannya tidak berada di tempat, Viola berusaha mencari petunjuk mengenai keberadaan motor tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa rekaman CCTV dari warung di sekitar lokasi.
Dari rekaman kamera pengawas itu, korban menduga aksi pencurian kendaraan miliknya terekam. Adik Viola yang bekerja di kawasan tersebut kemudian disebut mengenali sosok yang diduga sebagai pelaku.
Tak hanya mengenali wajah, adik korban juga disebut mengetahui lokasi kontrakan pria yang diduga mengambil sepeda motor tersebut.
Informasi itulah yang kemudian membuat korban curanmor di Bekasi berinisiatif mendatangi tempat tinggal terduga pelaku.
Datangi Kontrakan, Korban Sebut Terduga Pelaku Kenakan Baju Sama
Viola kemudian mendatangi sebuah kontrakan di Jalan Irigasi, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Ia datang bersama ibunya dan seorang rekan. Menurut pengakuannya, pria yang ditemui di lokasi mengenakan pakaian yang sama seperti sosok yang terlihat dalam rekaman CCTV.
"Saya, mama saya, dan temen saya langsung mendatangi kontrakan pelaku. Pelaku tersebut memakai baju yang sama saat dia nyolong motor saya," ungkap Viola dalam keterangannya, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.