BANDUNG, Mediapriangan.com - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung dengan suasana yang berbeda di halaman Gedung Sate, Senin, 17 Agustus 2026.
Untuk pertama kalinya, masyarakat diberi kesempatan menyaksikan rangkaian upacara dari jarak yang lebih dekat. Akses tersebut terutama terlihat saat defile berlangsung, ketika warga dapat mendekati area panggung tamu dan menyaksikan barisan peserta secara langsung.
Pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Sate itu dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai inspektur upacara. Di hadapan peserta dan masyarakat, Dedi Mulyadi menyampaikan refleksi mengenai makna kemerdekaan yang menurutnya belum sepenuhnya dirasakan seluruh warga Jawa Barat.
Baca Juga: Bupati Garut Soroti Pertumbuhan Ekonomi 5,9 Persen, Pembangunan Garut Diminta Terus Diperkuat
Salah satu persoalan yang disorot adalah masih adanya lebih dari 80.000 warga Jawa Barat yang belum mendapatkan aliran listrik.
Kondisi tersebut dinilai menjadi ironi karena Jawa Barat memiliki sejumlah sumber dan pembangkit energi besar. Di antaranya terdapat pembangkit listrik tenaga air di Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur serta pembangkit listrik tenaga panas bumi.
Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dedi Mulyadi menyatakan pemerintah daerah akan mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang hingga kini belum terpenuhi.
Baca Juga: Reforma Agraria, Ujian Pemerintah Daerah
Ia mengatakan APBD Jawa Barat akan diarahkan lebih kuat untuk mendukung layanan dasar, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, energi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Tidak boleh ada rakyat yang masuk ke rumah sakit, pulangnya hutang karena tidak mampu membayar. Tidak boleh ada rakyat yang operasi caesar, KTP ditahan rumah sakit karena tidak mampu bayar," ujar KDM.
Dedi Mulyadi juga mengajak Kepolisian, TNI, Pengadilan serta seluruh instansi pemerintahan di daerah untuk bersama-sama membangun kondisi masyarakat yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.
Menurutnya, penyelenggara negara harus lebih banyak memberikan manfaat kepada masyarakat daripada menuntut fasilitas dari negara.
Baca Juga: Viral Dua Gajah Dipindah dari Jogja ke Kaltim, Kemenhut Ungkap Alasan dan Kondisi Deo dan Sinta