TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sebanyak 29 ribu rekening tabungan pelajar dan anak dibuka dalam rangkaian Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 di wilayah Priangan Timur. Total nominal tabungan yang terkumpul mencapai Rp5,5 miliar.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya OJK Tasikmalaya bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK Priangan Timur dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan sejak usia sekolah.
Kegiatan Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 berlangsung di Kantor OJK Tasikmalaya, Rabu (26/8/2026), dengan mengusung tema "Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan".
Baca Juga: OJK Tasikmalaya Catat Aset Perbankan Priangan Timur Tumbuh 4,54 Persen Jadi Rp90,94 Triliun
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan, Hari Indonesia Menabung merupakan kampanye nasional untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inklusi keuangan. Pelaksanaannya dilakukan melalui edukasi serta perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan, termasuk pembukaan rekening tabungan bagi pelajar dan anak.
Menurut Nofa, literasi keuangan pelajar perlu diperkuat karena akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan semakin terbuka. Karena itu, kebiasaan mengelola uang secara bijak perlu diperkenalkan sejak dini.
"Hari Indonesia Menabung bukan sekadar peringatan seremonial. Kita ingin menumbuhkan budaya menabung sekaligus membentuk kemampuan anak-anak dalam mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Menabung adalah latihan membangun karakter, karena di dalamnya anak belajar menunda keinginan, menentukan prioritas, merencanakan masa depan, dan menghargai proses,” kata Nofa.
Penggerak Literasi Keuangan di Sekolah
Penguatan literasi keuangan pelajar juga dilakukan melalui pengukuhan Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia atau OJK PEDULI Segmentasi Prioritas Pelajar.
Sebanyak 18 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA sederajat di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya dikukuhkan sebagai duta. Mereka merupakan pelajar binaan Lembaga Jasa Keuangan.
Para Duta Literasi Keuangan tersebut berasal dari SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 5 Tasikmalaya, SMKN 1 Tasikmalaya, SMAN Plus Pesantren Amanah, SMAN 6 Tasikmalaya, SMK Plus YSB Suryalaya, SMAN 2 Tasikmalaya, SMAN 9 Tasikmalaya, SMK Bina Lestari PUI, dan SMA Al Muttaqin.