Baca Juga: Temuan Boraks dalam Menu MBG di Takalar, Guru Sempat Cicipi Sebelum Makanan Dibagikan ke Siswa
Sejumlah program yang telah dijalankan antara lain QRIS UNSIL Tasik Half Marathon, Pekan QRIS Nasional, QRIS Jelajah Indonesia, Asia Plaza Mall SIAP QRIS Tap, serta QRIS UMMAT di lingkungan pesantren.
Digitalisasi juga masuk ke sektor pelayanan publik dan potensi ekonomi daerah. Kota Tasikmalaya mengembangkan elektronifikasi transaksi pemerintah melalui Tasik Melayani, termasuk IPBB Digital, SINATRIA untuk retribusi parkir, dan SIMARET untuk retribusi pasar.
Daerah lain juga memiliki program masing-masing. Kabupaten Pangandaran mengembangkan digitalisasi tiket pariwisata, Ciamis menjalankan Ciamis Galuh Go Digital, sedangkan Kota Banjar memiliki program Banjar Digi Berdaya.
Dari rangkaian tersebut terlihat bahwa digitalisasi daerah tidak hanya berkaitan dengan transaksi pembayaran. Penerapannya mulai diarahkan untuk mendukung pelayanan publik, pengelolaan pendapatan, sektor pariwisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.***