parlemen

Kontribusi PDRB Ekraf Jabar Capai Rp191,3 Triliun

Rabu, 12 Juli 2023 | 14:32 WIB
Anggota DPRD Jabar Arip Rachman dalam kegiatan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Pengembangan Ekonomi Kreatif, di GOR PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 7 Juli 2023. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ekonomi Kreatif (ekraf) Jawa Barat (Jabar), mencapai Rp191,3 triliun atau 20,73 persen dari total produk Domestik Bruto (PDB) ekraf nasional.

Selain itu, kontribusi ekspor ekraf Jabar mencapai 6,38 juta US Dolar atau 31,93 persen dari total ekspor ekraf nasional.

Sedangkan jumlah usaha ekraf yang bergerak di Jabar, mencapai 1,5 juta unit dengan menyerap tenaga kerja sekitar 3,8 juta orang.

Baca Juga: Arip Rachman Pertegas Pentingnya Ekonomi Kreatif Terhadap Perekonomian Masyarakat di Jawa Barat

Demikian hal itu dikemukakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat (Prov Jabar), Arip Rachman, menyusul kegiatan penyebarluasan Perda Prov Jabar nomor 15 tahun 2017, tentang pengembangan Ekraf.

"Usaha ekraf yang bergerak di Jabar ini sudah cukup besar dan telah menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit tentunya," kata Arip Rachman, Minggu, 9 Juli 2023.

Dia menambahkan, secara umum ekraf mencakup 16 bidang usaha, yaitu aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi verbal, desain produk, fesyen dan film.

Baca Juga: Subang Utara Resmi Menjadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru, DPRD Jabar Setujui 9 CDPOB di Jawa Barat

Selain itu juga mencakup animasi, video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.

Untuk di Jabar sendiri terang dia, hingga saat ini ekraf masih disumbang oleh tiga besar sub sektor yaitu, kerajinan tangan, kuliner dan fesyen.

"Untuk kerajinan tangan menyumbang 27,1 persen, kuliner 26,4 persen dan fesyen sebesar 16,7 persen. Sedangkan untuk sub sektor lainnya, total 29,8 persen," tutur Arip.

Baca Juga: Tingkatkan Kebersamaan dan Kolaborasi, IKIAD Jawa Barat Gelar Acara Silaturahmi dan Seni Budaya di DPRD Jabar

Menurutnya, ekonomi kreatif merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang memiliki arti penting dan kedudukan yang strategis dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat, memajukan pembangunan, mengembangkan inovasi, kreativitas dan daya saing.

Ekraf juga lanjut dia, dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.

Halaman:

Tags

Terkini