parlemen

Komisi V DPRD Jawa Barat Mengecek Langsung Proses PPDB di SMA Negeri 1 Ciomas Kabupaten Bogor, Ini Hasilnya

Kamis, 13 Juli 2023 | 16:41 WIB
Komisi V DPRD Jawa Barat mengecek langsung proses PPDB di SMA Negeri 1 Ciomas Kabupaten Bogor, pada Selasa 11 Juli 2023. (Humas DPRD Jabar)

 

Mediapriangan.com - Komisi V DPRD Jawa Barat memastikan bahwa proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di Wilayah Kabupaten Bogor berjalan dengan baik.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, H. Abdul Hadi Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat Ciomas Kabupaten Bogor.

Saat memimpin rapat kunjungan kerja Komisi V DPRD Jawa Barat ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I di Kabupaten Bogor, terkait munculnya nama-nama baru setelah penutupan pendaftaran PPDB di SMA Negeri 1 Ciomas.

Baca Juga: Kontribusi PDRB Ekraf Jabar Capai Rp191,3 Triliun

"Kami dapat pengaduan bahwa setelah proses penutupan PPDB, masuk nama nama baru yang membuat nama yang sudah masuk jadi bergeser, jadi yang tergeser ini komplen mengeluhkan hal tersebut", ujarnya di Kabupaten Bogor, Selasa 11 Juli 2023.

Gus Ahad, panggilan akrabnya, menegaskan Komisi V langsung melakukan pengecekan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Barat di Kabupaten Bogor dan mendapati puluhan calon siswa yang memang pilihan keduanya di SMA Negeri 1 Ciomas.

"Kami melakukan konfirmasi dan membuka datanya satu persatu. Kami saksikan dan betul bahwa ada puluhan orang yang pilihan keduanya memilih SMA 1 Ciomas dan memang prosesnya seperti itu. Mereka dimasukan ketika pilihan satunya tidak diterima," ujarnya.

Baca Juga: Arip Rachman Pertegas Pentingnya Ekonomi Kreatif Terhadap Perekonomian Masyarakat di Jawa Barat

Abdul Hadi pun menjelaskan dari hasil pengecekan, pihaknya mendapat kepastian bahwa proses PPDB di Wilayah Kabupaten Bogor "On The Right Track" atau pada jalur yang benar.

"Hari ini langsung dengan help desknya, yang memiliki akses ke sistem di Jawa Barat dan kami dapat kepastian bahwa proses secara data itu "On The Right Track", jelas Abdul Hadi.

Namun begitu, berbagai catatan tetap menjadi perhatian Komisi V DPRD Jawa Barat seperti halnya sekolah yang tidak bisa memenuhi 100 persen kuota rombongan belajarnya.

Baca Juga: Subang Utara Resmi Menjadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru, DPRD Jabar Setujui 9 CDPOB di Jawa Barat

"Ini jadi catatan kami, permasalahan daerah perkotaan yang padat dengan daerah yang luas dan penduduknya jarang itu berbeda. Harus ada formula yang membedakan untuk kondisi itu," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini