Mediapriangan.com - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan Kunjungan kerja ke DKI Jakarta, Jumat 9 September 2022.
Kunjungan Bapemperda tersebut dilakukan dalam rangka studi komparasi pengelolaan pariwisata di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dan PT. Pembangunan Jaya Ancol.
Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat H. Achdar Sudrajat menjelaskan, kunjungan studi komparasi tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan sektor pariwisata yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Event Festival Jepang, Jogja Japan Festival 2022 Akan Digelar Pada 17-19 September 2022
Dari hasil studi komparasi ini kemudian akan dituangkan untuk memperkaya dan memperkuat Ranperda Penyelenggaraan Pariwisata Provinsi Jawa Barat.
"Pengelolaan pariwisatanya sangat baik, informasi serta bahan yang kita dapat bisa lebih memperkuat dan memperkaya pembahasan Ranperda yang akan di prakarsai oleh DPRD Jabar yaitu tentang Pengelolaan Pariwisata," ujarnya.
Achdar menambahkan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor utama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan diharapkan Ranperda Pengelolaan Pariwisata bisa lebih meningkatkan pariwisata di Jawa Barat.
Baca Juga: Legenda Gunung Tangkuban Perahu, Dulu Penuh Cerita Kini Tempat Wisata
"Sektor pariwisata ini merupakan salah satu sektor utama untuk menigkatkan PAD, kita harapkan nantinya Ranperda Pengelolaan Pariwisata ini bisa membantu untuk meningkatkan pariwisata di Jawa Barat," ucap Achdar.
Sementara itu Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol Budi Ariyanto mengapresiasi, kunjungan Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat untuk melihat langsung pengelolaan pariwisata di bawah penanganan BUMD milik pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Diharapkan hal ini, lanjut Budi Ariyanto, dapat diimplementasikan di Jawa Barat baik secara pengelolaan maupun eksistensi kontribusinya kepada pemerintah provinsi.
Baca Juga: Menikmati Pesona Alam Tasikmalaya Cocok Untuk Libur Lebaran 2022
"Kita harapkan ini bisa membawa informasi positif untuk Ranperda yang akan dibuat seperti misalnya bagaimana pengelolaan maupun eksistensi dari BUMD yang bisa memberikan kontribusinya kepada pemerintah Provinsi dalam peningkatan sektor pariwisata," tutur Budi Ariyanto.***