Mediapriangan.com- Kehadiran ruas jalan tol Cileunyi - Garut - Tasikmalaya (Cigatas), yang saat ini masih berproses pada pembebasan lahan, harus disambut dengan rencana strategis pemerintah daerah.
Rencana agar bagaimana kehadiran tol tersebut, membawa berkah dan manfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Tasikmalaya. Jangan sebaliknya, membawa petaka bagi rakyat.
Kehadiran tol Cigatas yang akan mempercepat pergerakan manusia dan barang, berpeluang mendatangkan para pengusaha besar nusantara, membuka lahan-lahan usaha di Tasikmalaya.
Baca Juga: Nikmati Keseruan Wisata Taman Safari Bogor dari Atas Gajah, Yuk! Ajak Si Buah Hati
Hal itu sangat dimungkinkan dengan pertimbangan upah minimum Tasikmalaya tidak setinggi di wilayah kota-kota besar seperti Bandung.
Demikian itu diutarakan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arip Rachman kepada Mediapriangan.com, Kamis, 15 Desember 2022.
"Esensinya adalah, masyarakat Tasikmalaya ini tidak sekedar menjadi penonton terhadap perkembangan, apalagi menjadi korban perubahan dan kemajuan. Maka disini pemerintah harus hadir," ujar Arip.
Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Tasikmalaya yang nantinya akan memiliki exit tol di wilayah Singaparna, harus segera rumuskan rencana-rencana strategis pada bidang-bidang di internal OPD terkait.
"Bagaimana nanti, masyarakat dapat memetik manfaat yang sebesar-besarnya, dengan adanya jalan tol tersebut," ucap Arip.
Baca Juga: Inilah 17 Parpol Peserta Pemilu 2024 Yang Ditetapkan KPU RI, Berikut Daftar Lengkap Nomor Urutnya
Sebagai contoh, terang dia, Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah pertanian, maka upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana pertanian bisa meningkatkan produksinya.
Kemudian sebagai daerah pariwisata, tentu harus dipikirkan sejak dini agar pendapatan daerah bertambah dan kehidupan masyarakat lebih sejahtera.
Intinya lanjut dia, lorong baru yang akan dibangun pemerintah pusat nanti, mendorong Pemerintah Daerah Tasikmalaya membuat perencanaan hebat, tentang bagaimana masyarakat mampu memberikan kontribusi pariwisata, ekonomi, budaya dan politik dengan tetap mengacu kepada religius Islami.
Arip juga menambahkan agar pemerintah daerah hari ini mulai membuka mata dengan menciptakan ruang-ruang investasi untuk mendongkrak kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.***