Nyanyikan Lagu Mencari Alasan, Pria di Kabupaten Tasikmalaya Alami Luka Berat Akibat Sabetan Golok Teman

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 8 September 2022 | 20:56 WIB
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Pornomo, SIK, MH menunjukkan barang bukti berupa golok panjang yang digunakan pelaku menebas tubuh korban setelah bernyanyi lagu Mencari Alasan.  (Dede Farhan Kamil)
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Pornomo, SIK, MH menunjukkan barang bukti berupa golok panjang yang digunakan pelaku menebas tubuh korban setelah bernyanyi lagu Mencari Alasan. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Sadis, seorang pemuda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersungkur bersimbah darah hingga alami koma, gara-gara sabetan golok milik ARP (26), seusai menyanyikan lagu berjudul Mencari Alasan.

Sungguh tega apa yang telah dilakukan ARP (26) terhadap teman sepermainan, yakni AHM warga Cijolang Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang telah menyanyikan lagu berjudul Mencari Alasan ini.

Tanpa ada rasa belas kasihan, pelaku secara bertubi-tubi menghujamkan golok telak ke tubuh korban, meski korban sudah tak berdaya berlumuran darah.

 Baca Juga: Sungai Ciwulan Menelan Korban, Seorang Pria Hanyut Tengah Asyik Memancing

Usut punya usut, ternyata ARP ini memiliki utang kepada korban sebesar Rp50 ribu. Lalu tersulut emosi akibat tersinggung dengan kata-kata "manis di bibir" yang dinyanyikan korban dari tembang berjudul Mencari Alasan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Pornomo mengatakan, kronologis kejadiannya berawal saat korban sedang bermain gitar bersama teman-temannya sambil menunggu nasi liwet matang. 

"Itu terjadi pada tanggal 31 Agustus 2022 sekitar pukul 23.00. Tiba-tiba muncul pelaku dengan menggunakan motor, lalu  menghampiri korban yang sedang asyik  bernyanyi," kata Dian, Kamis (8/9/2022). 

 Baca Juga: Menuju Masyarakat Bugar Dan Sehat, KORMI Bangun Kerjasama Dengan Kemenkes

Saat itu jelas Dian, korban bernyanyi dengan suara cukup keras di depan pelaku dengan kata-kata yang diduga membuat pelaku tersinggung.

Tidak lama kemudian kata Dian, pada sekitar pukul 00.15 (Kamis, 1 September 2022) tersangka ARP mengajak korban ke rumahnya, dengan alasan untuk mengambil ikan dari kolam di belakang rumah orang tuanya. 

"Dari situlah kejadian penganiayaan bermula. Saat korban hendak mengambil ikan di kolam, tersangka menebaskan golok dari arah belakang tubuh korban," terang Dian.

 Baca Juga: Lirik Lagu Balon Udara, OST Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia

Selanjutnya, meski dalam kondisi kesakitan, korban berusaha memperlebar jarak dengan pelaku "ada apa?". 

"Belum sempat menjauh, korban terjatuh karena tersangkut sarung. Pada saat itu tersangka kembali menebaskan golok nya ke tubuh korban," ujar Dian Pornomo. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X