“Pendapatannya (Tangsel) Rp5 triliun, besar banget. Tapi pas lihat pengeluaran, ada makan minum rapat Rp66 miliar, ATK Rp38 miliar, suvenir Rp20,48 miliar. Kan enggak masuk akal,” tegasnya.
Menurut Leony, di tengah besarnya pendapatan, pembangunan di beberapa wilayah Tangsel justru belum terasa maksimal. “Kalau keluar dari kompleks perumahan, masih banyak jalan yang rusak,” ujarnya.
Baca Juga: Praperadilan Nadiem Makarim Memanas, Harapan Bebas, Air Mata Sang Ibu dan Dukungan 12 Tokoh Nasional
Bukan Pansos, Hanya Suara Warga
Leony pun menampik tudingan bahwa dirinya mencari popularitas lewat kritik terhadap pemerintah daerah.
“Fokusku bukan naikin engagement, bukan pansos. Cari panggung? Ngapain om, naik panggung dari umur 5 tahun,” katanya sambil tertawa.
Ia menegaskan bahwa kritiknya murni sebagai bentuk kepedulian warga terhadap transparansi anggaran publik.
“Saya bukan enggak mau bayar pajak, saya wajib pajak yang taat. Tapi kalau merasa keberatan, curhat boleh dong,” ungkapnya.
Siap Dialog Terbuka dengan Pemkot Tangsel
Terkait ajakan dialog dari Wali Kota Tangerang Selatan, Leony menyambut baik namun menginginkan format yang lebih transparan.
“Kok saya doang? Yang resah ini masyarakat Tangsel. Maunya dialog terbuka, bukan hanya saya,” tuturnya.
Leony berharap langkah kecilnya dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas antara warga dan pemerintah daerah.
“Kalau saya bisa bantu menyuarakan keresahan warga lain, kenapa enggak?” pungkasnya.***
Artikel Terkait
14 Santri Tewas dan 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Terus Cari Korban
Bayang-bayang Radiasi Cs-137 di Cikande, Dari Limbah Besi Tercemar hingga Mengguncang Ekspor Udang RI
Program Makan Bergizi Gratis Didesak Dihentikan, Tapi Luhut, Puan, dan BGN Kompak Evaluasi, Bukan Berhenti!
Profil Anastasia Lyashko, Pevoli Cantik Asal Rusia yang Kini Jadi Bintang Baru di Karsiyaka SK Rival Manisa BBSK Turki
Kisah Haru Korban Selamat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Salat di Bawah Puing, Puasa 3 Hari, hingga Amputasi Tangan
Tagih Paksa di Jalan Raya, Cekcok Mata Elang dan Polisi di Tangerang Bongkar Deretan Kasus Serupa di Indonesia