82 Orang Tewas Termasuk Warga Sipil, Israel Tetap Lancarkan Serangan ke Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 17 Januari 2025 | 14:21 WIB
Serangan yang dilakukan Israel ke Gaza di tengah gencatan senjata, dilaporkan 82 orang tewas, termasuk warga sipil.   (Tangkap layar NBC News)
Serangan yang dilakukan Israel ke Gaza di tengah gencatan senjata, dilaporkan 82 orang tewas, termasuk warga sipil. (Tangkap layar NBC News)

 

Mediapriangan.com - Israel kembali menggempur Gaza meski seBaca Juga: Meghan Markle Diterpa Cibiran Netizen Meski Turun Langsung Beri Bantuan di Pengungsian Kebakaran Los Angelesbelumnya kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas telah diumumkan.

Serangan pada Rabu, 15 Januari 2025 waktu setempat ini menyebabkan kerusakan besar dan korban jiwa, dengan laporan sementara menyebutkan sedikitnya 82 orang meninggal dunia.

Laporan dari Al Jazeera mengungkapkan, 30 orang di antaranya tewas di Kota Gaza. Salah satu serangan paling mematikan menargetkan sebuah rumah di dekat Gedung Persatuan Insinyur di utara Jalur Gaza, yang menewaskan 18 orang.

Baca Juga: Rumah Masa Kecil Supermodel Bella dan Gigi Hadid Luluh Lantak Akibat Kebakaran Los Angeles, Begini Penampakannya

Di kawasan Sheikh Radwan, tim Pertahanan Sipil Palestina menemukan 12 jenazah akibat serangan udara. Sementara itu, di Gaza Tengah, serangan pesawat tak berawak menewaskan lima orang di kamp pengungsi Bureij.

Korban terus bertambah ketika warga Palestina yang semula merayakan pengumuman gencatan senjata kembali ke tenda mereka.

Kesepakatan Gencatan Senjata: Harapan di Tengah Konflik

Setelah lebih dari 460 hari konflik berkepanjangan, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata yang dijadwalkan berlaku mulai Minggu, 19 Januari 2025.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Kunjungi Pengungsian Korban Kebakaran Los Angeles, Bermalam di Pusat Evakuasi

Kesepakatan ini terdiri dari tiga fase, dimulai dengan pertukaran tahanan dan pengiriman bantuan ke Gaza.

Pada fase pertama, 33 tawanan Israel, termasuk anak-anak dan lansia, akan dibebaskan. Sebagai gantinya, Israel akan membebaskan 1.000 tahanan Palestina, termasuk mereka yang dihukum seumur hidup.

Rincian fase kedua dan ketiga masih dalam negosiasi, namun fase kedua diharapkan mencakup pembebasan sisa tawanan serta penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Baca Juga: Kebakaran Los Angeles, Paris Hilton Bagikan Kisah Pilu dan Kondisi Rumah Mewahnya yang Hancur Dilalap Api

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X