Diketahui, Prabowo sendiri telah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Rusia pada 19 Juni 2025 guna bertemu Presiden Vladimir Putin dalam rangka membahas agenda bilateral.
"Kita bisa atur waktu agar bisa melakukan perbincangan bilateral," pungkas Boroujerdi.
Meski belum ada tanggapan resmi dari Istana terkait undangan ke Iran tersebut, langkah ini menambah daftar panjang negara-negara yang menganggap kepemimpinan Prabowo sebagai kunci dalam meredakan konflik global.***