Henry Dunant adalah seorang warga negara Swiss yang terkenal karena kontribusinya dalam pendirian Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross, ICRC) dan penyusunan Konvensi Jenewa.
Pada tahun 1859, Dunant menyaksikan penderitaan yang dialami oleh ribuan tentara yang terluka dalam Pertempuran Solferino di Italia.
Ia terkejut dengan kurangnya perawatan medis dan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada para korban.
Dalam merespons pengalaman pahit tersebut, Dunant menerbitkan buku berjudul "Sebuah Kenangan dari Solferino" (A Memory of Solferino).
Di mana ia mengajukan ide tentang pembentukan sukarelawan yang netral dan terlatih untuk memberikan bantuan medis kepada korban perang.
Ide inilah yang menjadi dasar pembentukan Palang Merah, yang kemudian berkembang menjadi gerakan kemanusiaan yang luas.
Gerakan Palang Merah secara resmi didirikan pada tahun 1863 dengan pembentukan Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross, ICRC) di Jenewa, Swiss.
Dunant sendiri menjadi salah satu anggota pendiri ICRC. Kemudian, pada tahun 1864, ditandatanganinya Konvensi Jenewa pertama, yang mengatur perlindungan terhadap korban perang dan menyediakan dasar hukum bagi tindakan kemanusiaan dalam konflik bersenjata.
Untuk menghormati peran penting Henry Dunant dan mengakui kontribusinya terhadap gerakan kemanusiaan, Hari Palang Merah Internasional ditetapkan pada tanggal 8 Mei.
Tanggal ini dipilih karena merupakan tanggal kelahiran Henry Dunant. Henry Dunant lahir di Jenewa, Swiss pada tanggal 8 Mei 1828.
Sejak tahun 1948, tanggal 8 Mei dirayakan di seluruh dunia sebagai momen untuk menghargai dan memperingati jaringan gerakan sukarela Palang Merah di berbagai negara.***