Idul Adha 6 Juni 2025 Jatuh di Hari Jumat, Masih Wajibkah Pria Muslim Melaksanakan Shalat Jumat?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 6 Juni 2025 | 12:54 WIB
Foto ilustrasi pria muslim shalat berjamaah - saat Idul Adha nanti pada Jumat, 6 Juni 2025, apakah pria muslim masih harus melaksanakan shalat Jumat?   (Unsplash/masjidpogungraya)
Foto ilustrasi pria muslim shalat berjamaah - saat Idul Adha nanti pada Jumat, 6 Juni 2025, apakah pria muslim masih harus melaksanakan shalat Jumat? (Unsplash/masjidpogungraya)

 

Mediapriangan.com - Hari Raya Idul Adha 1446 H akan dirayakan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Setelah menunaikan Shalat Id, umat Islam biasanya langsung menyembelih hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan syiar keikhlasan.

Namun karena bertepatan dengan hari Jumat, banyak umat bertanya-tanya: apakah shalat Jumat tetap wajib dilakukan bagi pria muslim yang telah menunaikan Shalat Ied di pagi harinya?

Baca Juga: Idul Adha 2025, Ini 3 Golongan yang Wajib Menerima Daging Kurban, Jangan Salah Saat Membagikannya!

Pertanyaan ini bukan hal baru. Dalam tradisi Islam, shalat Jumat adalah ibadah wajib bagi pria muslim setiap Jumat.

Namun, ketika hari raya jatuh pada hari Jumat, ada beberapa pendapat ulama dan hadis Nabi SAW yang menjadi dasar hukum pengecualian.

Salah satu hadis yang sering dijadikan rujukan berasal dari Ibnu ‘Umar RA, yang meriwayatkan peristiwa saat dua hari raya—Idul Fitri dan Jumat—bertepatan.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2025, Bolehkah Jual Daging Kurban? Ini Penjelasan Ulama dan Dalil dari Al-Qur’an serta Hadits Rasulullah

“Pada masa Rasulullah SAW pernah dua hari raya jatuh bersamaan, yaitu Idul Fitri dan Jumat, maka Rasulullah SAW salat Ied bersama kaum Muslimin. Kemudian beliau menoleh kepada mereka dan bersabda: Wahai kaum Muslimin, sesungguhnya kalian mendapat kebaikan dan pahala dan kami akan menyelenggarakan salat Jumat. Barangsiapa yang ingin salat Jumat bersama kami, silakan, dan barang siapa yang ingin pulang ke rumahnya, silakan pulang,” (HR at-Tabarani).

Hadis lain dari Nu’man bin Basyir RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tetap melaksanakan shalat Jumat, bahkan membaca surat yang sama dengan saat hari raya:

“Nabi SAW selalu membaca pada sembahyang kedua hari raya dan sembahyang jum’at: sabbihisma rabbikal a’la dan hal ataka hadisul ghasiyah...”

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2025, 3 Sapi Qurban Diserahkan bank bjb Ciamis ke Bupati Herdiat, Ini Harapan dan Pesan Sosialnya

Pendapat Mazhab tentang Shalat Jumat Saat Idul Adha di Hari Jumat
1. Mazhab Hanafi dan Maliki
Menegaskan bahwa shalat Jumat tetap wajib, meskipun sudah menunaikan Shalat Ied.

2. Mazhab Hambali
Memberi keringanan (rukhsah) untuk tidak mengikuti shalat Jumat setelah shalat Ied, namun wajib tetap menunaikan shalat Dzuhur sebagai pengganti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X