Tom Lembong Jadi Sorotan Pasca Debat Cawapres 2024, Ini Jejak Perjalanan Profesional dan Kiprah Politiknya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 23 Januari 2024 | 09:16 WIB
Tom Lembong menjadi pusat perbincangan publik pasca acara debat cawapres 2024. Ini perjalanan profesional dan kiprah politik Thomas Lembong.   (Instagram.com/@tomlembong)
Tom Lembong menjadi pusat perbincangan publik pasca acara debat cawapres 2024. Ini perjalanan profesional dan kiprah politik Thomas Lembong. (Instagram.com/@tomlembong)

Posisinya kemudian digantikan oleh Enggartiasto Lukita, dan Tom pindah ke kursi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Jabatannya di BKPM kemudian digantikan oleh Bahlil Lahadalia pada Oktober 2019.

Setelah meninggalkan pemerintahan nasional, Tom Lembong disambut oleh Gubernur Jakarta saat itu, Anies Baswedan.

Baca Juga: Jadwal Debat Cawapres 2024, Mengusung Tema Tentang Pembangunan Berkelanjutan hingga Masyarakat Adat dan Desa

Pada Agustus 2021, Tom diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, salah satu BUMD Pemprov DKI Jakarta.

Dia menjabat sebagai Komisaris Utama hingga Februari 2023, ketika digantikan oleh Sofyan Djalil.

Tom Lembong kini menjadi bagian dari Timnas AMIN sebagai co-kapten, diumumkan pada 14 November 2023.

Ia juga merupakan penerima Young Global Leader (YGL) dari World Economic Forum (Davos) pada 2008 dan anggota Dewan Penasihat di Institute for International and Strategic Studies (IISS).

Baca Juga: Debat Puncak Pilpres 2024, Ini Jadwal, Tema, dan Panduan Menyaksikan Acara Debat Terakhir Capres-Cawapres

Pendidikan:

- Arsitektur dan Desain Perkotaan, Harvard University (Bachelor of Arts)

Riwayat Profesional dan Kiprah Politik:

- Morgan Stanley Singapore Pte Ltd (1995)

- Deutsche Securities Indonesia (1999-2000)

- Kepala Divisi dan Wakil Presiden Senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) (2000-2002)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X