Gibran Rakabuming Raka Serap Aspirasi Komunitas Seni di Tangerang Selatan, Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 3 Februari 2024 | 23:32 WIB
Gibran Rakabuming Raka menghadiri pertemuan dengan sejumlah komunitas anak muda kreatif di Tangerang Selatan, pada Sabtu, 3 Februari 2024.   (TKN Prabowo Gibran)
Gibran Rakabuming Raka menghadiri pertemuan dengan sejumlah komunitas anak muda kreatif di Tangerang Selatan, pada Sabtu, 3 Februari 2024. (TKN Prabowo Gibran)

Gibran juga berbagi informasi tentang revitalisasi tempat seni dan budaya yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Solo.

Tempat tersebut akan dijadikan sebagai lokasi pertunjukan seperti ketoprak dan wayang orang. "Kami berkomitmen memberikan ruang bagi para pelaku seni," tambahnya.

Gibran menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan aset yang tidak hanya relevan untuk masa depan, tetapi juga untuk masa lalu. Bagaimanapun perkembangan suatu kota, seni dan budaya tidak boleh diabaikan.

Baca Juga: Gibran Menjelang Debat Cawapres, Lebih Banyak Istirahat, Prabowo Percayai Kesiapan Tanpa Banyak Wejangan

"Kebudayaan tidak boleh terlupakan. Itu adalah prinsip yang selalu saya pegang. Jika saya diberikan kepercayaan lebih, prinsipnya akan tetap sama," kata Gibran.

Gibran berharap untuk memiliki lebih banyak tempat pelestarian budaya. Ia melihat bahwa banyak anak muda di Indonesia memiliki kreativitas, tetapi seringkali tidak mendapatkan tempat dan dukungan maksimal dari pemerintah.

"Dua tahun lalu, kami pergi ke Paris. Kami menutup jalan di depan Balai Kota Paris dan menyelenggarakan pertunjukan gamelan dan lainnya, karena kami ingin budaya kita diakui. Di Paris, kami juga mengisi mal tertua dengan produk UMKM Solo yang telah kami kurasi," ungkapnya.

Baca Juga: Prabowo Gibran Sambut Dukungan Komunitas Ojol, Janjikan Kesejahteraan Ojek Online dan Kepastian Hukum

Gibran yakin bahwa dengan adanya kerja sama lintas sektor dan fokus yang serius pada pengembangan seni dan budaya dari awal hingga akhir, Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain.

Baginya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang lebih besar dibandingkan dengan negara lain.

"Jika sekarang K-Pop sedang populer, sebenarnya kita juga bisa mencapainya. Tetapi kita perlu fokus dan mencintai produk lokal kita. Itu tentu memerlukan proses," tambah Gibran.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X