Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024, Menunggu Hasil Sidang Isbat, Sementara Libur Telah Ditetapkan untuk PNS dan Anak Sekolah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 8 April 2024 | 20:58 WIB
Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 diprediksi jatuh pada tanggal 10 April 2024, sehingga telah menetapkan libur untuk PNS dan Anak Sekolah.   (Freepik)
Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 diprediksi jatuh pada tanggal 10 April 2024, sehingga telah menetapkan libur untuk PNS dan Anak Sekolah. (Freepik)

 

 

Mediapriangan.com - Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 di Indonesia diprediksi akan jatuh pada tanggal 10 April 2024. Penetapan tanggal ini akan mengikuti hasil sidang isbat yang direncanakan untuk menetapkan awal bulan Syawal dalam kalender Hijriah.

Sidang Isbat untuk menetapkan jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 akan dilaksanakan pada hari terakhir bulan Ramadan. Proses ini merupakan upaya dari pemerintah dan Kementerian Agama untuk memastikan penetapan yang akurat.

Terkait Perbedaan jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) disebabkan oleh perbedaan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Ramadhan.

Baca Juga: 30 Link Twibbon Idul Fitri 1445 Hijriah Gratis, Untuk Semarakkan Lebaran 2024, Desain Keren dan Terbaru

Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal, yang merupakan pendekatan matematis untuk menentukan awal bulan Hijriah berdasarkan perhitungan posisi bulan dan matahari.

Metode ini memperhitungkan secara matematis kemungkinan tampaknya bulan sabit (hilal) di langit, tanpa langsung mengandalkan pengamatan langsung.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung bulan sabit oleh para ahli astronomi atau saksi yang dilakukan secara fisik untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Lebaran 2024, Kumpulan Kata-kata Pilihan Penuh Makna Dalam Menyambut Idul Fitri 1445 Hijriah

Pendekatan ini mengharuskan pengamatan bulan secara langsung di langit setelah terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadan.

Perbedaan dalam metode ini mencerminkan dua pendekatan yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah: pendekatan ilmiah dan matematis yang diterapkan oleh Muhammadiyah versus pendekatan pengamatan langsung dan tradisional yang digunakan oleh NU.

Meskipun berbeda dalam pendekatan, kedua organisasi ini tetap berupaya untuk menentukan waktu yang tepat untuk memulai bulan baru dan perayaan penting dalam kalender Islam.

Baca Juga: 50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2024, Singkat Namun Penuh Makna Untuk Teman, keluarga dan Rekan Kerja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X