Bahkan, tidak sedikit yang turut menyindir tindakan tidak terpuji dari sang utusan khusus presiden itu terhadap pedagang es teh bakul.
“Padahal sakitnya sampai nyesek,” ujar seorang netizen dengan akun Instagram @lutvia.dewi.
“Berlapang dada demi tuan yang tertawa jumawa,” ungkap netizen lainnya melalui akun @mierza.chania.
Untuk memahami lebih dalam tentang kutipan Boy Candra, berikut ini tulisan lengkap dari sang penulis kenamaan di Indonesia:
“Memaafkan mungkin menenangkan badai tapi tidak benar-benar menghilangkan luka.
Kau bahkan belum selesai menarik napas kecewamu saat hidup memaksa menghilangkan perasaan itu dalam dirimu.
Jika tak lagi didengar satu kata pun dari mulutmu, menangislah dalam hatimu dan sampaikan lelah pada yang memberi hidup pada tubuhmu," tutup Boy Candra.***
Artikel Terkait
Menko Polkam Bentuk 7 Desk untuk Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo, dari Pilkada hingga Pemberantasan Judol
Lawatan Perdana Presiden Prabowo ke China, Didampingi Dua Menteri, Ini Alasan Pentingnya Bertemu Xi Jinping di China
CEO Promedia Agus Sulistriyono Kritik Kebijakan Impor, Serukan Dukungan pada Petani, Peternak, dan Nelayan Kecil
Kerja Sama Platform Digital dan Media, Ketua Komite KTP2JB: Langkah Nyata untuk Mendorong Jurnalisme Berkualitas
Menkomdigi Meutya Hafid Menangis dan Meminta Maaf, Kisah Pilu Istri Pecandu Judi Online yang Kehilangan Segalanya
Cak Imin Dimarahi Istri Soal Judol, Meutya Hafid Minta Maaf Usai Pegawai Kemenkomdigi Terlibat Kasus Judi Online