"Jumlah dapur akan terus bertambah seiring bertambahnya jumlah penerima," ujar Hasan.
Hasan juga berbagi pengalamannya mengunjungi beberapa dapur dan sekolah yang terlibat dalam program ini.
Menurutnya, prosedur operasional standar (SOP) di dapur sudah diterapkan dengan baik, terutama dalam hal kebersihan.
"SOP di dapur sudah berjalan dengan baik. Begitu masuk, SOP untuk menjaga kebersihan diikuti dengan ketat, seperti mengganti alas kaki, menggunakan penutup rambut, dan masker," jelas Hasan.
Ia juga mencatat bahwa kompartemen dapur sudah tertata rapi dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Terkait dengan aspek gizi, Hasan menyampaikan bahwa menu makanan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan kalori untuk setiap jenjang pendidikan.
"Secara kalori, anak SMP-SMA diberi 600 kalori, sementara anak PAUD dan kelas 1-3 SD mendapatkan sekitar 300 kalori," ujarnya.
Program ini dirancang untuk memberikan asupan gizi yang optimal bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, baik sekolah umum, kejuruan, maupun agama.
Meskipun program ini sudah berjalan lancar di beberapa tempat, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait penggunaan dana MBG di Kendari yang sempat mencuri perhatian publik.
Namun, Hasan menegaskan bahwa program ini tetap berlanjut dan akan terus diperluas sesuai dengan kesiapan daerah.***
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Canangkan Program Sekolah Rakyat Gratis, Fokus pada Anak Kurang Mampu dengan Sistem Boarding School
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Program MBG Dimulai Hari Ini, Implementasi dari Palembang hingga Papua
Fabrizio Romano Ungkap Kode Erick Thohir soal Pengganti STY di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Disebut, Kesepakatan Tercapai?
Reaksi Jeong Seok-seo dan Hubner di Medsos Usai Shin Tae-yong Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Indonesia
Darurat PMK di Kabupaten Tasikmalaya, 36 Sapi Mati dari 470 Ternak yang Terinfeksi, Tasik Selatan Jadi Zona Terparah
Cegah Wabah PMK di Kabupaten Tasikmalaya, 1.000 Vaksin Disiapkan dan Pasar Hewan Ditutup Mulai 8 Januari 2025