4 Hal Menarik Tentang AI Menurut Wamen Dikti Stella Christie, dari Kelebihan Teknologi hingga Kekuatan Manusia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 10 Januari 2025 | 16:01 WIB
 Wamen Dikti Stella Christie (kanan) saat bersama CEO NVIDIA, Jensen Huang.    (Instagram.com/@prof.stellachristie)
Wamen Dikti Stella Christie (kanan) saat bersama CEO NVIDIA, Jensen Huang. (Instagram.com/@prof.stellachristie)

Baca Juga: Shin Tae Yong Resmi Dipecat dari Timnas Indonesia, Ini Jumlah Pesangon Fantastis yang Diterimanya

"Apa yang ada di otak kita, karena kita acapkali lupa dan tidak ingat semua hal, itu lebih terbatas secara jumlah daripada internet, chat gpt, dan lainnya," tambahnya.

Manusia Tetap Memiliki Keunggulan

Meskipun AI semakin canggih, Stella menegaskan bahwa manusia tidak sepenuhnya kalah. Teknologi hanyalah alat, dan keberhasilan bergantung pada cara manusia memanfaatkannya.

"AI itu adalah alat, teknologi itu adalah alat, kalau kita pintar-pintar menggunakan alat itu kita tidak akan kalah," tegas Stella.

Namun, ia juga mengingatkan risiko bagi mereka yang tidak mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak.

"Tapi tentu saja, jika kita tidak bisa menggunakan alat itu kita akan kalah," imbuhnya.

Baca Juga: Keajaiban Skincare Kaviar yang Dipakai Syahrini, Ini Manfaat, Efek Samping dan Harga Fantastisnya

Kelebihan Manusia: Tidak Harus Mengingat Segalanya

Stella menyoroti keunikan manusia yang tidak perlu mengingat semua hal. Dalam beberapa kasus, melupakan justru menjadi hal yang menguntungkan.

"Seperti soal ingatan, kita sebenarnya memiliki kelebihan bahwa semua hal tidak mesti diingat," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melupakan hal-hal negatif atau yang tidak penting dapat memberikan manfaat psikologis.

Baca Juga: Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Terpilih, Pilkada 2024 Berjalan Sukses

"Malah ada hal yang membuat kita untuk tidak mengingatnya, yang tidak penting-penting, lupa hal yang tidak baik itu juga bagus," katanya.

Dari perspektif psikologi, Stella mengungkap bahwa orang dengan depresi memiliki ingatan yang lebih tajam dibandingkan orang normal, yang justru dapat menjadi beban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X