Ia berharap pemulihan nama baik Bung Karno dapat memberikan dorongan bagi generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, untuk lebih berani menggali sejarah Indonesia yang penuh kontroversi.
"Saya pikir momentumnya sekarang tepat, di saat kita semua sudah bisa mulai merefleksikan masalah ini. Bukan hanya masyarakat, tetapi juga elit," ujarnya.
Pemulihan nama Bung Karno ini menjadi simbol dari pentingnya menghadapi dan merefleksikan kembali sejarah masa lalu yang penuh dengan dinamika politik, sekaligus memberikan penghargaan yang layak kepada sosok yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Artikel Terkait
Prabowo Jalin Kerja Sama dengan Investor Qatar untuk Bangun 1 Juta Rumah bagi Rakyat
Pelaku Kuliner Lokal Berterima Kasih Dilibatkan dalam Program Makan Bergizi Gratis, Sugiri: Tingkatkan Pekerjaan
Warga Semarang Bersyukur Dilibatkan dalam Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Lapangan Pekerjaan Baru
Raffi Ahmad Resmi Datangi KPK untuk Lapor Kekayaan, Jumlah Hartanya yang Fantastis Jadi Sorotan Publik
Nasib Saham Rp267 Miliar Milik Raffi Ahmad di STY Foundation Usai Shin Tae Yong Dipecat, Benarkah akan Melayang?
4 Hal Menarik Tentang AI Menurut Wamen Dikti Stella Christie, dari Kelebihan Teknologi hingga Kekuatan Manusia