Mediapriangan.com - Masa 100 Hari Kerja pertama pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen kepemimpinan yang prorakyat.
Dalam sidang kabinet paripurna yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025, Prabowo mengevaluasi 100 Hari Kerja pemerintahannya sambil memberikan arahan untuk melanjutkan kebijakan strategis.
Prabowo pun mengapresiasi kerja jajaran menteri, wakil menteri, hingga kepala badan yang kini tengah membuktikan hasil 100 Hari Kerja untuk rakyat Indonesia.
100 Hari Kerja: Bukti Kepemimpinan Prorakyat
Prabowo memulai sidang kabinet dengan menegaskan bahwa pemerintahannya telah menunjukkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
"Dalam 3 bulan, kita telah memberikan bukti kepada rakyat, kebijakan kita adalah kebijakan yang berpihak kepada rakyat!" tegas Prabowo di Kantor Presiden, Istana Kepresiden Jakarta, pada Rabu, 22 Januari 2025.
Di sisi lain, Prabowo menyoroti periode 100 hari pertama masa kerja pemerintahannya terjadi pada masa-masa pergantian tahun 2024-2025.
“Bagaimanapun di bulan-bulan yang kritis tersebut biasanya ditandai oleh ketersediaan bahan pangan bahan-bahan pokok yang penuh dengan fluktuasi harga," terang Prabowo.
"Kali ini, kita berhasil untuk menjalankan suatu keadaan yang stabil penuh ketenangan penuh kesejukan," ungkapnya.
Lantas, apa saja hal-hal yang mendapatkan sorotan khusus dari sang Presiden RI? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Artikel Terkait
Tidak Libur! Konsep Pembelajaran Selama Ramadan Segera Diumumkan, Surat Edaran Rampung dalam Waktu Dekat
Surat Edaran Pembelajaran Ramadan 2025 Segera Resmi Diumumkan, Tidak Ada Libur Sekolah Sebulan Penuh
Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri yang Dituding Arogan, Lahir di Belanda hingga Raih Penghargaan dari Jepang
BTN Akuisisi Bank Victoria Syariah: Langkah Strategis Menuju Bank Umum Syariah Baru yang Kompetitif
Menteri Satryo Soemantri Bantah Tuduhan Marah dan Tampar ASN, Istana Berikan Klarifikasi
Neni Herlina, ASN yang Dipecat Menteri Satryo Ungkap Ketakutannya Terhadap Nasib Teman-temannya dan Akan Lapor DPR
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Adalah Kewajiban Pemerintah, Bukan untuk Cari Nama
BRI CoreLab di Kampus USU Kota Medan, Bahas Seputar Content Creator hingga Asupan Pengetahuan Digital Buat Gen Z!
Setelah Sempat Viral dan Terjadi Konflik Pemecatan ASN, Neni Herlina dan Menteri Satryo Soemantri Akhirnya Berdamai
Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya Lapor LHKPN ke KPK, Terungkap Kekayaan Rp 15 Miliar, Berikut Rinciannya