Isu Mitra Makan Bergizi Gratis Mundur Karena Belum Dibayar, BGN Pastikan Sedang Atur Pembayaran, Begini Faktanya!

photo author
Didit Fauzi Hendrian, Media Priangan
- Jumat, 7 Februari 2025 | 09:07 WIB
Ilustrasi, Isu Mitra Makan Bergizi Gratis Mundur karena Tidak Dibayar. (x.com/korem142)
Ilustrasi, Isu Mitra Makan Bergizi Gratis Mundur karena Tidak Dibayar. (x.com/korem142)

Saat ini, mekanisme detail terkait pembayaran masih dalam tahap pembahasan internal di Badan Gizi Nasional.

“Kami sedang menyusun ketentuan lebih lanjut," kata Dadan.

Baca Juga: Budi Gunawan Bongkar Penyelundupan Rp480 M, Temukan 351 ‘Pelabuhan Tikus’ di Indonesia, Begini Penjelasannya!

Anggaran dan Target Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis memiliki anggaran sebesar Rp71 triliun untuk tahun 2025, dengan target 15 juta penerima manfaat.

Namun, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan program ini agar dapat menjangkau hingga 89 juta penerima manfaat. Untuk mencapai target tersebut, Dadan menyebutkan bahwa BGN membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp100 triliun.

"Pak Presiden bertanya berapa dana yang dibutuhkan jika dilakukan percepatan, dan kami perkirakan sekitar Rp100 triliun," ujarnya pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Baca Juga: Kasus Penyelundupan Terbaru Terkuak! Budi Gunawan Beberkan Modus hingga Temuan Barang Ilegal Bernilai Fantastis

Komitmen Pemerintah Menghapus Sistem Reimburse

Dadan juga mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengganti dana yang dikeluarkan oleh mitra MBG dalam tahap awal program ini.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghapus sistem reimburse dan menggantinya dengan mekanisme pembayaran langsung ke rekening mitra.

"Mulai Februari, bukan lagi reimburse, tetapi dana akan langsung tersedia di rekening mitra," tegasnya pada Rabu, 29 Januari 2025.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Gisele Silva, Profil dan Perjalanan Karier Bintang GS Caltex yang Cetak Sejarah di Liga Voli Korea

Pengalaman Mitra dengan Sistem Reimburse

Sebelumnya, Kepala Chef Dapur Sehat Anak Bangsa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jonie Kusumahadi, mengungkapkan bahwa anggaran produksi makan bergizi gratis selama ini menggunakan sistem reimburse.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X