AHY juga menegaskan bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, agenda pemerintahan Presiden Prabowo harus tetap berjalan.
“Kita harus menyesuaikan prioritas pembangunan agar target utama dalam lima tahun ke depan, terutama di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dapat didukung dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa prioritas nasional dalam lima tahun mendatang mencakup swasembada pangan, energi, air, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Infrastruktur tetap menjadi elemen kunci dalam pencapaian target tersebut.
“Bukan berarti infrastruktur dinomorduakan. Justru, kita harus melakukan penyesuaian agar pembangunan nasional tetap berjalan dengan optimal,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
MUI Tegas! Orang Kaya Pakai Gas Elpiji 3 Kg Dinyatakan Haram, Sebut Dalil hingga Sanksi, Pemerintah Bakal Tindak Lanjut?
ASN di Jawa Tengah Resmi Dilarang Beli Gas Elpiji 3 Kg! Aturan Baru Ini Bikin Warganet Heboh, Begini Alasannya
Menkeu Sri Mulyani Bongkar Gas Elpiji 3 Kg, Harga Aslinya Rp42.750 per Tabung! Tapi di Pasaran cuma Rp20 Ribu?!
Kuota Cuma 30 Per Hari! Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dibatesin, Layanan Tetap Optimal atau Malah Tidak Maksimal?
10 Kementerian Kena Pemangkasan Anggaran Puluhan Triliun, tapi Kejagung dan Polri Selamat! Ko Bisa? Ini Alasannya
100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tekankan Pemerintahan Bersih, Berani Koreksi Diri, dan Lawan Korupsi
100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Ultimatum Jajarannya, Tak Patuh dan Dablek? Siap Ditindak Tegas!
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Presiden Prabowo, Siapa yang Tak Mau Kerja untuk Rakyat Akan Saya Singkirkan!