Anggaran Pendidikan Kena Pangkas! Gimana Nasib Beasiswa, Tunjangan Guru, dan Masa Depan Anak Muda Indonesia?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 15 Februari 2025 | 06:08 WIB
Masa Depan Pendidikan di Indonesia Usai Adanya Pemangkasan Anggaran Pendidikan.  (Promedia/Cynthia)
Masa Depan Pendidikan di Indonesia Usai Adanya Pemangkasan Anggaran Pendidikan. (Promedia/Cynthia)

Baca Juga: Finalisasi PDSS SNBP 2025 Molor 4 Kali! Siswa Protes Sekolah Lalai Input Data, Panitia SNPMB Terpaksa Mundurin Jadwal

Beberapa pos yang terdampak antara lain:

- Tunjangan dosen non-PNS: turun Rp 676 miliar
- Beasiswa KIP Kuliah: turun Rp 1,3 triliun
- Program Sekolah Unggul Garuda: turun Rp 1,2 triliun
- Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN): turun Rp 3 triliun

Namun, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro memastikan bahwa anggaran untuk gaji dan tunjangan pegawai tetap utuh.

Baca Juga: Viral Aksi Pelajar Papua Tolak MBG, Lebih Pilih Pendidikan Daripada Makan Bergizi Gratis, Begini Respons Mendikdasmen

Dampak Pemangkasan Anggaran Pendidikan

Menurut Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, ia menyayangkan dampak adanya pemangkasan anggaran terutama di sektor pendidika.

"Langkah ini tentu sangat disayangkan, mengingat banyaknya tantangan yang masih dihadapi sektor pendidikan di Indonesia. Pengurangan anggaran pendidikan akan membawa dampak yang sangat luas dan serius bagi masa depan bangsa," kata Ubaid dalam keterangan resminya, Rabu 12 Februari 2025.

Ubaid Matraji, pemangkasan ini dapat berdampak negatif bagi dunia pendidikan di Indonesia. Berikut lima dampak yang mungkin terjadi:

1. Penurunan Kualitas Pendidikan
Berkurangnya dana dapat mempengaruhi kualitas tenaga pendidik, fasilitas, dan akses terhadap sumber belajar.

Baca Juga: Gagal SNBP! Sekolah Diduga Lalai, Ratusan Siswa SMA dan SMK Terancam Gagal Masuk Perguruan Tinggi, Apa Solusinya?

2. Bertambahnya Angka Putus Sekolah
Pemotongan anggaran beasiswa bisa membuat siswa dari keluarga kurang mampu kesulitan melanjutkan pendidikan.

3. Sulitnya Akses Pendidikan di Daerah
Minimnya anggaran dapat memperlambat pembangunan sekolah di daerah terpencil.

4. Pemecatan Guru Honorer Secara Massal
Jika pemotongan anggaran berdampak pada tunjangan guru, pemecatan guru honorer berpotensi kembali terjadi.

5. Ketimpangan Pendidikan
Pemotongan beasiswa dan subsidi akan memperlebar kesenjangan pendidikan antara siswa miskin dan kaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X