Hal tersebut disampaikan usai terjadi kasus penembakan 5 WNI di Malaysia dan Prabowo menyatakan harapannya penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.
“Sekali lagi saya ingatkan, bahwa jangan mau ikut-ikut kegiatan ilegal,” ujar Prabowo setelah memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2025 pada Kamis, 30 Januari 2025 lalu.
“Kalau nyelundup ke negara asing, risikonya negara asing akan bertindak, jadi rakyat kita jangan mau dibohongi oleh sindikat-sindikat yang berjanji ini, berjanji itu,” imbuhnya.
“Kita waspada, kita ingatkan tapi kita juga yakin bahwa pihak Malaysia akan melaksanakan penyelidikan yang terbaik,” imbuh Presiden.***
Artikel Terkait
Jokowi Yakin IKN Selesai Meski Anggaran Dipangkas, Bisa Selesai Meski Butuh Waktu Puluhan Tahun, Gak Gampang!
IKN Gak Mangkrak! Basuki Spill Anggaran Fantastis buat Tahap 2, Target 2026, tapi Jokowi Bilang Bisa Rampung 20 Tahun?!
SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam, Anggaran Dipangkas Rp1 Triliun, Banyak Pelatihan Penting Terancam Hilang!
Inpres 1/2025 Diimplementasikan di Jabar, Efisiensi Anggaran Jadi Fokus DPRD Kabupaten Kolaka dan DPRD Jawa Barat
Gerakan Indonesia Gelap, Aksi Mahasiswa Soroti Efisiensi Anggaran dan Dampaknya terhadap Pendidikan di Indonesia!
Aksi Indonesia Gelap, Gerakan Mahasiswa Soroti Makan Gratis, Efisiensi Anggaran, hingga Desakan Rombak Kabinet!
Prabowo Tanggapi Aksi Indonesia Gelap, Soroti Efisiensi Anggaran Pendidikan dan Tegaskan Beasiswa Tak Boleh Dikurangi
Permainan Harga Gas LPG 3 Kg Masih Ada, Bahlil: Anggaran APBN Harus Dinikmati Rakyat, Bukan untuk Penjual Nakal
Dewa 19 Tampil di Launching Logo Kementerian PKP saat Efisiensi Anggaran, Ahmad Dhani Sebut Tak Minta Bayaran
Terungkap! Biaya, Fasilitas, dan Jadwal Retret 505 Kepala Daerah di Akmil Magelang yang Didanai Anggaran Kemendagri