Yayasan MBN Buka Suara Soal Klaim Pemangkasan Anggaran Makan MBG Kalibata, Kontrak dan Realita Bisa Berbeda!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 29 April 2025 | 08:07 WIB
Yayasan MBN buka suara dan beri penjelasan tentang uang mbg tiap porsinya. (Instagram/badangizinasional.ri)
Yayasan MBN buka suara dan beri penjelasan tentang uang mbg tiap porsinya. (Instagram/badangizinasional.ri)

Mediapriangan.com - Mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Kalibata saat ini tengah berkonflik dengan Yayasan Mitra Berkat Nusantara (MBN).

Yayasan MBN yang bertugas mengurusi MBG di lapangan, diklaim tidak memberikan uang pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Ira Mesra, pengelola dapur MBG Kalibata mengungkapkan adanya tunggakan pembayaran yang membuat kerugian hampir Rp1 miliar, yakni Rp975.375.000.

Baca Juga: Pengamat Ekonomi Bongkar Bahaya Menteri RI Sebut MBG Lebih Penting dari Lapangan Kerja, Ini Dampak Fatalnya!

Selain itu, pihak Ira juga mengungkapkan bahwa ada pemangkasan anggaran tiap porsi yang dilakukan oleh Yayasan MBN dan berbeda dari kontrak.

Diklaim oleh pengacara dapur MBG Kalibata, Danna Harly, dalam kontrak antara Ira dengan Yayasan MBN, harga makanan tiap porsi untuk semua jenjang adalah Rp15.000.

Namun, saat program berjalan, yayasan menurunkan harga secara sepihak menjadi Rp13.000 untuk PAUD, TK, dan SD kelas 1 hingga 3 setiap porsinya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Debat Wisuda Sekolah yang Viral, Bongkar Fakta di Balik Isu Settingan Remaja Speak Up

Sedangkan untuk kelas 4 hingga 6, harga makanannya adalah Rp15.000.

Harga baru tersebut juga masih dipangkas Rp2.500, sehingga pihak dapur hanya mendapatkan harga makanan Rp10.500 per porsi.

Mengenai perbedaan harga, Yayasan MBN memberikan klarifikasi dengan menyatakan bahwa sudah sesuai dengan kontrak.

“Menyangkut angka Rp15.000 atau Rp12.000 atau sekian-sekiannya, sudah tertuang dalam kontrak ya,” ujar kuasa hukum Yayasan MBN, Timoty Ezra Simanjuntak saat konferensi pers pada 25 April 2025 lalu.

Baca Juga: Bukan Sekadar Berprestasi, Remaja Ini Bikin Dedi Mulyadi Terharu hingga Belikan Sepatu dan Tas Baru untuk Sekolah!

Ezra mengatakan kalau ada perbedaan dalam kontrak dan lapangan yang memang harus dicari jalan tengahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X