Mediapriangan.com - Mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Kalibata saat ini tengah berkonflik dengan Yayasan Mitra Berkat Nusantara (MBN).
Yayasan MBN yang bertugas mengurusi MBG di lapangan, diklaim tidak memberikan uang pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Ira Mesra, pengelola dapur MBG Kalibata mengungkapkan adanya tunggakan pembayaran yang membuat kerugian hampir Rp1 miliar, yakni Rp975.375.000.
Selain itu, pihak Ira juga mengungkapkan bahwa ada pemangkasan anggaran tiap porsi yang dilakukan oleh Yayasan MBN dan berbeda dari kontrak.
Diklaim oleh pengacara dapur MBG Kalibata, Danna Harly, dalam kontrak antara Ira dengan Yayasan MBN, harga makanan tiap porsi untuk semua jenjang adalah Rp15.000.
Namun, saat program berjalan, yayasan menurunkan harga secara sepihak menjadi Rp13.000 untuk PAUD, TK, dan SD kelas 1 hingga 3 setiap porsinya.
Sedangkan untuk kelas 4 hingga 6, harga makanannya adalah Rp15.000.
Harga baru tersebut juga masih dipangkas Rp2.500, sehingga pihak dapur hanya mendapatkan harga makanan Rp10.500 per porsi.
Mengenai perbedaan harga, Yayasan MBN memberikan klarifikasi dengan menyatakan bahwa sudah sesuai dengan kontrak.
“Menyangkut angka Rp15.000 atau Rp12.000 atau sekian-sekiannya, sudah tertuang dalam kontrak ya,” ujar kuasa hukum Yayasan MBN, Timoty Ezra Simanjuntak saat konferensi pers pada 25 April 2025 lalu.
Ezra mengatakan kalau ada perbedaan dalam kontrak dan lapangan yang memang harus dicari jalan tengahnya.
Artikel Terkait
Mitra Dapur MBG Protes! Harga Tiap Porsi Dipotong Sepihak oleh Yayasan MBN, Tak Sesuai Kontrak Awal Pelaksanaan
Kisruh Tunggakan Mitra MBG: Sudah Ajak Yayasan MBN Selesaikan Damai, tapi Akhirnya Tempuh Jalur Hukum
Mitra Pelaksana MBG Kalibata Lapor Polisi, Rugi Hampir Rp1 Miliar tapi Malah Dituduh Punya Utang oleh Yayasan MBN
Rugi Hampir Rp1 Miliar dan Dituduh Punya Utang, Dapur MBG Kalibata Bongkar Dugaan Penggelapan Dana Yayasan MBN
Tak Mau Damai, Mitra Dapur MBG Kalibata Tetap Lanjutkan Laporan Polisi, Proses Hukum Jalan Terus Lawan Yayasan MBN
Tuntut Hak ke Yayasan MBN, Pengacara Mitra MBG Malah Dapat Tagihan Rp400 Juta, Bongkar Kisruh Makan Bergizi Gratis