Lebih lanjut, ia menyebut bahwa daftar calon tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari diplomat karier hingga tokoh politik. "Ada yang dari diplomat, ada yang dari politik. Ada beberapa (nama) lah," jelas Bambang.
Saat disinggung apakah nama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto masuk dalam daftar, Bambang menjawab singkat, "Tidak, belum ke sana kita. Kita masih menunggu usulan dari Menteri Luar Negeri."
Meski belum ada kepastian soal siapa yang akan dipilih, pernyataan dari Istana menegaskan bahwa proses sedang berjalan.
Masyarakat dan kalangan diplomatik kini menantikan langkah Presiden Prabowo dalam menentukan sosok yang akan mengisi posisi strategis demi memperkuat peran Indonesia di panggung internasional.***
Artikel Terkait
Iran Undang Prabowo di Tengah Konflik Lawan Israel, Dubes Sebut Bisa Jadi Penetral Racun di Air yang Keruh
Presiden Prabowo Heningkan Cipta di Rusia, Hormati 1,5 Juta Korban Perang Dunia II di Tengah Kunjungan Resmi
Putin Respon Tawaran Prabowo Tambah Penerbangan Langsung, Rusia Siap Permudah Wisatawan Masuk ke Indonesia
Putin Sambut Indonesia di BRICS, Ajak Prabowo Ambil Peran Besar di Forum Ekonomi Negara-negara Berkembang Dunia
Prabowo Temui Putin di Rusia, Kenang Bantuan Uni Soviet Saat RI Baru Merdeka dan Dorong Kerja Sama Strategis Baru
Seskab Teddy Dampingi Prabowo Bertemu Putin, Ungkap Kenangan dan Sejarah Dukungan Rusia untuk Indonesia Merdeka