Isu mengenai kesejahteraan guru honorer dan ketimpangan dalam seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) memang sudah lama menjadi sorotan.
Baca Juga: Cegah Radikalisme, Kominda dan TNI Gandeng Ormas Islam Jaga Stabilitas Keamanan Kota Tasikmalaya
Banyak dari mereka yang telah mengabdi bertahun-tahun, namun belum kunjung mendapat kepastian status dan penghasilan yang memadai.
Kejadian ini kembali memperkuat tuntutan publik agar pemerintah dan DPR segera mencari solusi konkret bagi nasib ribuan guru honorer yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.***
Artikel Terkait
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Guru Kasih PR, Anak Disarankan Bantu Orang Tua dan Tak Keluar Malam
Viral! Mahasiswi Kehilangan Laptop di Bus Rosalia Indah, CCTV Rusak Jadi Alasan Tak Bisa Ditelusuri
Curhat Penumpang, Laptop Hilang di Bus Rosalia Indah, Malah Dapat Respons Menyakitkan dan Disalahkan Petugas
Gibran Ungkap Nilai Kemenyan Setara Nikel, Sindir yang Anggap Cuma Buat Dukun, Sebut LV, Gucci Itu Pakai Kemenyan!
Cak Imin Tanggapi Fatwa Haram Sound Horeg, Ekonomi Boleh Tumbuh, Tapi Jangan Sampai Ganggu Orang Lain!
Miris! SD di Kudus Hanya Dapat 1 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2025, Guru Akui Tren Menurun dalam Tiga Tahun Terakhir