Prabowo dan Anwar Ibrahim Bertemu di Istana, Sepakat Selesaikan Masalah Perbatasan Lewat Musyawarah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 29 Juli 2025 | 21:49 WIB
Prabowo Subianto menyambut PM Anwar Ibrahim di Istana Merdeka dalam semangat diplomasi serumpun.   (Dok. Setkab)
Prabowo Subianto menyambut PM Anwar Ibrahim di Istana Merdeka dalam semangat diplomasi serumpun. (Dok. Setkab)

Mediapriangan.com - Suasana persahabatan kental terasa saat Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Anwar Ibrahim, tiba di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 29 Juli 2025.

Kendaraan dinas tamu negara memasuki halaman istana tepat pukul 10.10 WIB. Tak lama, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung menyambut kedatangan Anwar dengan senyum hangat.

Tidak ada kesan formal berlebihan dalam pertemuan dua pemimpin ini. Keduanya tampak akrab, berjalan berdampingan melewati barisan jajar kehormatan, memperlihatkan hubungan yang bukan hanya diplomatik, melainkan juga kultural dan emosional sebagai sesama negara serumpun.

Baca Juga: Prabowo Puji Anwar Ibrahim Usai Sukses Mediasi Konflik Thailand-Kamboja, Gencatan Senjata Patut Disyukuri!

Anwar kemudian menyalami satu per satu anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir, memperkuat makna kunjungan tersebut sebagai momen menyapa rakyat Indonesia secara lebih luas.

Usai sesi foto bersama, pertemuan berlanjut ke ruang kerja Presiden dalam rangka Konsultasi Tahunan ke-13 Indonesia-Malaysia.

Dalam pembukaannya, Prabowo menyampaikan harapannya agar kerja sama yang selama ini terjalin dapat semakin diperkuat.

Baca Juga: Thailand-Kamboja Sepakat Gencatan Senjata di Malaysia, Anwar Ibrahim Sebut Ini Kemenangan Diplomasi ASEAN

"Masalah-masalah bilateral kita ingin juga teruskan hal-hal yang sudah baik," ujar Prabowo.

Namun, Prabowo juga menyinggung salah satu isu penting yang menjadi perhatian kedua negara: penyelesaian batas wilayah.

"Saya kira kita akan selesaikan juga masalah-masalah perbatasan itu. Intinya kita ingin menyelesaikan selalu dengan konsultasi, negosiasi, musyawarah, saya kira itu prinsip kita," tegasnya.

Baca Juga: Memanas! Thailand dan Kamboja Bertemu di Malaysia Bahas Gencatan Senjata, China dan Trump Turut Terlibat

Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan, Prabowo menekankan pentingnya latar belakang budaya dan sejarah yang sama sebagai kekuatan dalam menyelesaikan berbagai tantangan bersama.

"Sebagai kita negara yang latar belakang yang sama, budaya, agama, satu rumpun, satu budaya," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X